Dirut Bank Sumut Kunjungan ke 3 Kelapa Daerah: Penggerak Digitalisasi Keuangan dan PAD
Redaksi - Sabtu, 28 Maret 2026 14:21 WIB
Poto: Istimewa
Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah bersama staf bertemu Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim.
drberita.id -Direktur Utama (Dirut) PT. Bank Sumut Heru Mardiansyah memastikan Bank Sumut berperan sebagai motor penggerak digitalisasi keuangan sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal ini disampaikan Heru Mardiansyah seusai kunjungan kerjanya ke tiga pemerintah daerah di Sumatera Utara, Sabtu 28 Maret 2026.
Heru datang ke Pemerintah Kota Tanjungbalai, Pemerintah Kabupaten Asahan, dan Pemerintah Kabupaten Batubara, bersama dengan sejumlah stafnya.
Kunjungan kerja tersebut sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan Bank Sumut dalam mendukung agenda pembangunan daerah, serta memperkuat sinergi untuk mempercepat transformasi layanan keuangan berbasis digital yang transparan, efisien, dan terintegrasi, untuk terus berubah, bertumbuh, dan berprestasi.
Heru Mardiansyah mengatakan digitalisasi bukan lagi sekadar inovasi, melainkan fondasi utama dalam modernisasi tata kelola keuangan daerah.
Berbagai solusi juga terus dikembangkan, mulai dari optimalisasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), hingga penguatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
"Bank Sumut hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai enabler ekosistem digital daerah. Kami mendorong seluruh transaksi, khususnya yang berkaitan dengan PAD, dapat dilakukan secara non-tunai, real-time, dan terintegrasi," ujarnya.
Heru juga mengatakan implementasi konkret atas inovasi yang dilakukan Bank Sumut berupa digitalisasi retribusi daerah seperti parkir berlangganan elektronik, penyediaan outlet layanan perbankan di BPKPD untuk mempercepat transaksi, penguatan sistem pembayaran pajak dan retribusi berbasis digital, serta dukungan pembiayaan UMKM melalui kredit produktif.
Langkah ini mempertegas posisi Bank Sumut sebagai penghubung antara sistem keuangan daerah, masyarakat, dan pelaku usaha, dalam satu ekosistem digital yang inklusif.
Walikota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, dan Bupati Batubara Baharuddin Siagian pun berkeinginan untuk meningkatkan digitalisasi keuangan daerah. Sehingga efisiensi layanan dan peningkatan PAD dapat terwujud. Sehingga kesejahteraan ekomoni masyarakat dapat lebih ditingkatkan.
"Kami melihat digitalisasi sebagai solusi strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan PAD di tengah keterbatasan fiskal," kata mereka.
Demi peningkatan kesejahteraan masyarakat, ketiga kepala daerah tersebut pun berharap Bank Sumut dapat mendukung pembangunan daerah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), di antaranya isu prioritas pengelolaan sampah dan penanganan banjir.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Masyarakat Kota Binjai Sudah Bisa Bayar Tagihan Air Melalui Ponsel
Setelah Eksir Mundur, Pemprovsu Buka Pendaftaran Calon Direksi Bank Sumut, 3 Jabatan Direktur Kosong
Direktur Kepatuhan Bank Sumut Eksir Mundur
Manasik Haji Akbar, Dahnil Simanjuntak: Unit Usaha Syariah Bank Sumut Tunjukan Kemajuan
RUPS: Bank Sumut Masih Kurang Rp. 800 Miliar Untuk Target Regulator Menuju Modal Inti 2029
Dirut Bank Sumut: Manasik Haji Akbar Tahun 2026 Diikuti 1.661 Peserta
Komentar