Kementerian UMKM Tambah Kuota KUR ke Bank Sumut Rp.2 Triliun Untuk Perkuat Pembiayaan Pelaku Usaha

Redaksi - Jumat, 21 Agustus 2026 13:52 WIB
Kementerian UMKM Tambah Kuota KUR ke Bank Sumut Rp.2 Triliun Untuk Perkuat Pembiayaan Pelaku Usaha
Poto: Istimewa
Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah.
drberita.id -Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali menambah kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp.2 triliun melalui Bank Sumut. Tambahan itu sebagai langkah pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan kepada pelaku usaha.

Hal itu dikatakan Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat menghadiri Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), pada Kamis (20/8/2026).

Maman mengatakan, Bank Sumut merupakan salah satu penyalur KUR yang memiliki kinerja positif, khususnya dari sisi ketepatan penyaluran dan akuntabilitas.

"Berdasarkan penilaian kami selama beberapa tahun ini, Bank Sumut mendapatkan penilaian positif dari kami, baik dari segi ketepatan, dari segi akuntabilitas, dan beberapa hal lainnya. Untuk itu, kita tambahkan kuota alokasi KUR menjadi Rp 2 triliun," ujar Maman.

Menurut Maman tambahan kuota tersebut diharapkan dapat semakin memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM, sekaligus memberikan stimulus bagi pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

"Pembahasan teknis terkait penambahan kuota akan dilakukan lebih lanjut bersama Bank Sumut," katanya.

Dalam catatan Kementerian UMKM, secara keseluruhan total penyaluran KUR di Sumatera Utara saat ini telah mencapai sekira Rp.11 triliun kepada 168 ribu debitur. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp.1 triliun telah disalurkan Bank Sumut. Hal ini juga yang menjadi dasar penambahan kuota KUR.

Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah terhadap Bank Sumut sebagai mitra strategis dalam memperluas akses pembiayaan UMKM.

"Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyaluran KUR. Bagi Bank Sumut, pembiayaan UMKM bukan hanya tentang menyalurkan kredit, tetapi bagaimana memastikan pembiayaan tersebut benar-benar mampu mendorong usaha tumbuh, naik kelas, dan memberikan dampak bagi perekonomian daerah," katanya.

Heru menegaskan, Bank Sumut akan terus menghadirkan pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan memberikan nilai tambah bagi pelaku UMKM di Sumatera Utara.

Komitmen tersebut turut ditunjukan dengan menggelontorkan program KUR Mikro dengan suku bunga 0 persen pada 2026, dan 3 persen pada 2027, bebas biaya administrasi dan provisi, serta tanpa agunan.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Bank Sumut terhadap pelaku usaha mikro untuk memperoleh akses pembiayaan yang lebih ringan.

"Ini merupakan bagian dari komitmen Bank Sumut untuk hadir lebih dekat dengan pelaku UMKM. Kami ingin memastikan akses pembiayaan tidak menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya," kata Heru.

Dukungan dari pemerintah dalam penguatan kapasitas penyaluran, Bank Sumut berkomitmen menjadikan pembiayaan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi Sumatera Utara, dari usaha kecil yang tumbuh hari ini, menjadi kekuatan ekonomi daerah di masa depan.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru