Bali Adalah Harmoni Peradaban Nusantara dan Dunia

Redaksi - Sabtu, 03 Oktober 2026 16:04 WIB
Bali Adalah Harmoni Peradaban Nusantara dan Dunia
Poto: Istimewa
Pulau Bali
drberita.id -Ketua Madas Nusantara Abdul Majid mrngatakan kebanggaannya menjadi bagian dari masyarakat Bali adalah lahir, tumbuh, dan menjalani kehidupan di tengah keberagaman masyarakat.

Pengalaman hidup di Bali telah memperlihatkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk membangun kehidupan bersama di tengah masyarakat. Keberagaman agama, suku, budaya, dan tradisi justru menjadi kekuatan sosial yang membuat Bali memiliki karakter tersendiri.

"Saya bangga menjadi warga Bali. Saya lahir, bertumbuh dan bermasyarakat di tengah kebhinekaan. Bagi saya, Bali adalah harmoni peradaban Nusantara dan dunia," kata Abdul Majid, Sabtu 3 Oktober 2026.

Majid menjelaskan Bali memiliki posisi yang istimewa karena menjadi tempat bertemunya berbagai latar belakang masyarakat dari seluruh Indonesia maupun dunia. Nilai toleransi, gotong royong, penghormatan terhadap budaya, serta semangat hidup berdampingan perlu terus dijaga sebagai bagian dari identitas Bali.

Namun, Abdul Majid mengingatkan bahwa pembangunan Bali ke depan juga membutuhkan perhatian terhadap tantangan ekonomi dan perubahan demografi. Bonus demografi harus dipandang sebagai peluang yang perlu dipersiapkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Bonus demografi tidak cukup hanya dilihat dari jumlah penduduk usia produktif. Yang lebih penting adalah bagaimana mereka memiliki pendidikan, keterampilan, kreativitas, karakter dan kemampuan untuk menciptakan nilai ekonomi," katanya.

Abdul Majid juga mendorong Bali agar memperkuat versifikasi ekonomi, sehingga perekonomian daerah tidak terlalu bergantung pada sektor pariwisata. Penguatan UMKM, ekonomi kreatif, pertanian, industri berbasis budaya, teknologi, kewirausahaan dan berbagai sektor produktif lainnya dinilai penting untuk memperluas kesempatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pariwisata tetap menjadi salah satu kekuatan utama Bali. Namun, ketahanan ekonomi daerah akan semakin kuat apabila terdapat berbagai sektor yang berkembang secara berimbang dan mampu menciptakan lapangan kerja serta peluang usaha bagi masyarakat.

"Bali tidak boleh kehilangan jati dirinya ketika mengejar kemajuan. Kita harus mampu membangun ekonomi yang kuat sekaligus menjaga budaya, lingkungan dan harmoni sosial. Kemajuan Bali harus tetap berakar pada nilai-nilai kemasyarakatannya," tegasnya.

Majid pun berharap generasi muda Bali dapat menjadi bagian penting dalam menentukan arah masa depan daerah, bukan hanya sebagai pelaku industri pariwisata saja, tetapi juga sebagai pengusaha, profesional, akademisi, pekerja kreatif, inovator, dan pelaku ekonomi di berbagai bidang.

"Bali adalah bagian penting dari wajah Indonesia di mata dunia. Mari kita rawat kebhinekaan, tingkatkan kualitas manusianya, perkuat ekonominya, dan jaga harmoni yang menjadi kekuatan Bali," pungkas Abdul Majid.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru