11 Desa di Padang Lawas Krisis Air Bersih, Wakil Bupati: Kami Apresiasi Kehadiran Dompet Dhuafa
Redaksi - Selasa, 29 Juli 2025 18:55 WIB
Poto: Istimewa
Bantuan air bersih dari Dompet Dhuafa kepada warga di 11 Desa di Kabupaten Padang Lawas.
drberita.id -Dompet Dhuafa Waspada (DDW) merespon kondisi kekeringan yang melanda sebagian besar wilayah Kecamatan Huragi, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, Selasa 29 Juli 2025.
Krisis air bersih yang telah berlangsung selama musim kemarau ini membuat warga di 11 desa mengalami kesulitan untuk mendapatkan air layak pakai.
Tim DDW telah bergerak sejak Minggu 27 Juli 2025, dari Medan menuju lokasi terdampak. Keesokan harinya, tim melakukan audiensi bersama Wakil Bupati Achmad Fauzan Nasution, Camat Huragi, serta perwakilan dari BPBD Padang Lawas.
"Kami mengapresiasi kehadiran dan respon cepat dari Dompet Dhuafa Waspada. Saat ini warga kami benar benar membutuhkan bantuan, khususnya air bersih. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak," ujar Wakil Bupati Padang Lawan Achmad Fauzan Nasution.
Sebanyak 11 desa terdampak kekeringan, yaitu Desa Trans Aliaga I, II, IV, Pir Trans Sosa II, III, IV, V, Huta Raja Tinggi, Pasar Panyabungan, Panyabungan, dan Ujung Padang. Kondisi sumur warga telah mengering, sementara sungai mulai tercemar sehingga menimbulkan gangguan kulit akibat digunakan untuk mandi dan mencuci.
Sebagai langkah awal, Dompet Dhuafa mulai menyalurkan bantuan air bersih pada Selasa 29 Juli 2025 ke empat desa yakni Desa Huta Raja Tinggi, Ujung Padang, Panyabungan, dan Pasar Panyabungan, dengan total 15.000 liter air. Penyaluran air bersih inipun menyasar hingga 300 KK yang terdampak di wilayah tersebut.
Muhammad Fauzitra, Supervisor Program DDW mengatakan penyaluran air bersih merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.
"Kami melihat langsung bagaimana warga kesulitan mendapatkan air. Bahkan, di beberapa desa, warga harus berjalan jauh menuju sungai yang kondisinya pun tidak layak. Respon ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan," ujarnya.
Penyaluran air bersih masih akan dilanjutkan secara bertahap hingga 1 Agustus 2025 mendatang. Fauzitra dibantu dengan tiga personel lainnya M.Khaibar Aditya, Angga Pratama, dan Widya Ayu Lestari bergerak menggunakan armada ambulance DDW.
Selain penyaluran air, tim Dompet Dhuafa juga melakukan asesmen lanjutan untuk merancang respon jangka menengah dan panjang terkait kekeringan ini.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Sekolah Tukang Ahli bagi Penyintas Bencana di Aceh Tengah
Melalui Dompet Dhuafa Waspada, Ketua Yayasan RSU Sufina Aziz Sutan Aziz Tunaikan Zakat
Dompet Dhuafa dan PPJI Sumut Gelar REMEMBER 2026 Bagi Penyintas Bencana Alam di Tapanuli Selatan
Karyawan Muslim Hermina Salurkan Donasi Banjir Sumut Rp.12,9 Juta Melalui Dompet Dhuafa Waspada
Dompet Dhuafa Waspada Salurkan Bantuan ke Penyintas Banjir di Daerah Terisolir Gayo Lues
Direktur Zakat Wakaf Kemenag Apresiasi Kinerja Dompet Dhuafa Ikut Tangani Banjir Sumatera
Komentar