Buka Muktamar ke 35 NU, Prabowo Minta Maaf dan Tagih Utang Kartu Anggota
Redaksi - Kamis, 27 Agustus 2026 20:40 WIB
Poto: Istimewa
Presiden Prabowo Subianto.
drberita.id -Presiden Prabowo Subianto meminta maaf karena banyak sekolah dan pesantren Nahdlatul Ulama (NU) yang belum mendapatkan layar panel interaktif atau Interactive Flat Panel (IFP). Dia menyebut hal itu disebabkan masalah administrasi.
"Saya mau minta maaf kepada Nahdlatul Ulama, minta maaf saya baru tahu bahwa layar panel interaktif banyak sekolah sekolah, pesantren pesantren Nahdlatul Ulama yang belum menerima. Ini adalah kemlingsutnya administrasi," kata Prabowo saat membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, Kamis 27 Agustus 2026.
Prabowo mengatakan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) mengurus panel interaktif untuk sekolah sekolah negeri. Sementara itu, panel interaktif untuk sekolah pesantren di bawah NU merupakan urusan Menteri Agama.
"Mendikdasmen, nah ini beliau tidak salah karena Dikdasmen mengurus sekolah sekolah negeri. Sekolah sekolah di bawah NU diurus Menteri Agama, benar?" jelasnya.
Meski terlambat, Prabowo berjanji akan mengirimkan layar interaktif untuk sekolah dan pesantren NU. Bahkan, nantinya sekolah NU langsung diberikan empat layar interaktif untuk mendukung proses belajar para siswa.
"Tidak ada masalah walaupun terlambat semua ruang kelas sekolah sekolah NU akan menerima layar interaktif sama dengan sekolah negeri. Tahun yang lalu semua sekolah negeri terima satu layar satu ruang kelas. Tahun ini sekolah negeri semuanya akan menerima tambahan tiga (layar interaktif)," katanya.
"Tapi (sekolah) NU akan segera menerima langsung empat (layar interaktif). Jadi utang saya kepada NU sudah agak terpenuhi," sambung Prabowo.
Presiden Prabowo pun menagih utang Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Prabowo mengatakan dirinya sudah lama meminta kartu anggota NU, namun hingga kini belum diberikan oleh Gus Yahya.
"Hanya Gus Yahya, aku dari dulu minta kartu NU. Jadi masih utang sama saya ya," katanya.
Prabowo berharap bisa mendapatkan kartu anggota NU sebelum penutupan Muktamar pada 31 Agustus 2026. Ia berjanji akan kembali hadir dalam penutupan Muktamar ke-35 NU apabila mendapatkan kartu anggota.
"Kalau bisa sebelum penutupan muktamar lah. Kalau penutupan tanggal 31 (Agustus) benar? Kalau ada kartu anggota aku datang lagi tanggal 31," tutur Prabowo disambut tawa para warga NU.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Bandara Soetta Sibuk Siapkan Ruang Tunggu Untuk Ribuan Penumpang Batal Terbang
HUT ke 81 Kejaksaan, Jaksa Agung: Badai Harus Berlalu
Daftar Mutasi 11 Pejabat Polri di Sumut: AKBP Hendri Nupia Dinka Barus Jabat Kapolres Simalungun
GP Al Washliyah Kembali Mengetuk Pintu Langit, Doakan Pemimpin dan Keselamatan Indonesia
SD Swasta Islam An Nahlu Salurkan Donasi Rp.18,1 Juta untuk Kemanusiaan Palestina Melalui DDW
Dari Lirboyo, Marsudi Syuhud Siap Kawal Tujuh Seruan Kiai Sepuh untuk NU
Komentar