Buruh FSPMI HUT ke 25 Tahun Akan Datangi Kantor Gubsu dan Gedung DPRD Sumut, Usung 10 Tuntutan
Redaksi - Rabu, 05 Februari 2025 22:43 WIB
Poto: Istimewa
Aksi buruj FSPMI Sumut.
drberita.id -Elemen buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) akan berunjukrasa ke Kantor Gubernur Sumatera Utara pada Kamis 6 Februari 2025. Aksi tersebut dalam rangka hari ulang tahun FSPMI.
Ketua DPW FSPMI Sumut Willy Agus Utomo mengatakan aksi yang dilakukan mengusung 10 tuntutan dalam rangka ulang tahun FSPMI.
"Aksi ini dalam rangka hut FSPMI ke 26 tahun, kami mengusung tema aksi konsisten berjuang untuk menang, dan sejahterahkan buruh Indonesia, khususnya di Sumatera Utara ini," ucap Willy didampingi Sekretaris Tony Rickson Silalahi kepada para wartawan di Medan, Rabu 5 Februari 2025.
Willy juga menyampaikan dalam aksi nanti pihaknya mengusung 10 tuntutan buruh yang menjadi isu perjuangan FSPMI di tahun 2025, khususnya di Sumut.
" Yaitu hapus outsourcing, tolak kenaikan Iuran BPJS Kesehatan dan tolak asuransi tambahan, segera aelesaikan undang undang ketenagakerjaan yang baru sesuai putusan MK yang melindungi hak hak kaum buruh, tegakan aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3," kata Willy.
Kemudian, sahkan rancangan undang undang pekerja rumah tangga (RUU PRT) menjadi undang undang, tolak usia pensiun menjadi 59 tahun, tolak kelangkaan LPG Melon 3 Kg, kembalikan hak jual kepada pengecer, tangkap dan adili polisi malaysia yang menembak mati pekerja migran.
"Revisi UMSP dan UMSK di Sumut tahun 2025, dan Gubsu agar menambah personil pegawai PPNS Disnaker Sumut untuk pengawasan hukum ketenagakerjaan," kata Willy.
10 tuntutan buruh tersebut menjadi fokus perjuangan, lanjut Willy, buruh FSPMI menilai hingga saat ini pemerintah pusat dan Provinsi Sumut tidak pernah peka terhadap penderitaan kaum buruh.
"Dalam aksi nanti, selain Kantor Gubsu, massa buruh juga akan mendatangi Kantor DPRD Sumut, dalam aksi akan mengerahkan massa seratusan orang yang merupakan perwakilan buruh dari Kota Medan, Deliserdang, dan Serdang Bedagai," sambung Tony.
Tony mematikan aksi FSPMI berjalan dengan damai, sehingga pihak Pemprov dan DPRD Sumut dapat menerima aspirasi buruh.
"Jangan hanya perwakilan saja yang bisa kami ditemui, tetapi Pj. Gubsu dan Ketua DPRD Sumut juga sebagai bentuk peduli mereka terhadap kaum buruh di Sumut," tutup Tony.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Plat Nopol BK dan BB di Sumut Jadi Masalah
Bank Sumut Serahkan CSR Rp.4,46 Miliar ke BPBD Untuk Perkuat Penanganan Bencana
Ketua DPRD Berharap Kota Medan Kembali Aman dari Kejahatan Pembegalan
Birokrasi Pemprov Sumut: Rangkap Jabatan Sulaiman Harahap Jadi Masalah Bobby Nasution
Uang Sekolah SMA/SMK Negeri Sumut Bisa Jadi Ganjalan Program Pendidikan Gratis Bobby Nasution
DJP Berikan Penghargaan Taxpayer Award ke Bank Sumut
Komentar