Nusron Wahid Ajak Inshan Agraria Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Bangsa dan Negara

Redaksi - Selasa, 29 September 2026 18:43 WIB
Nusron Wahid Ajak Inshan Agraria Perkuat Komitmen Pengabdian kepada Bangsa dan Negara
Poto: Istimewa
Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid.
drberita.id -Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid
mengajak seluruh inshan agraria agar terus memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara untuk menghadirkan layanan yang semakin pasti, mudah, dan dekat dengan masyarakat.

Hal itu diucapkan Nusron Wahid saat memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) tahun 2026, dengan mengusung tema "Transformasi, Melayani Lebih Pasti" di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, dikutip 29 September 2026.

Nusron mengatakan transformasi yang dilakukan Kementerian ATR/BPN bertujuan untuk memberi kepastian hukum dan kepuasan masyarakat. Di momen ini, ia mengajak seluruh jajaran menyatukan fokus untuk mewujudkan visi tersebut.

"Setiap perubahan kebijakan, organisasi, teknologi, dan sistem pelayanan benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.

Nusron meminta seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN, baik di pusat maupun di daerah untuk menegakkan standar waktu pelayanan secara transparan.

"Pastikan setiap proses birokrasi wajib dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel, dan setiap sengketa dan konflik pertanahan ditangani dengan kesungguhan, ketegasan, dan keberanian, dengan tetap berpijak pada kebenaran dan hukum," tegasnya.

Kementerian ATR/BPN meluncurkan 3 Transformasi Layanan dan Organisasi pada 17 Agustus 2026 lalu. Ketiganya adalah layanan Pengukuran Terjadwal, Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari, dan Organisasi Berbasis Kewilayahan.

Setelah diluncurkan, layanan 'Pengukuran Terjadwal' kini telah diterapkan di 465 Kantor Pertanahan (Kantah) atau 96,3% dari seluruh Kantah secara nasional.

Layanan ini menetapkan standar waktu penyelesaian Peta Bidang Tanah (PBT) maksimal 12 hari. Sementara itu, layanan PERINTIS menargetkan penyelesaian peralihan hak maksimal 10 hari, dan akan diperluas penerapannya hingga ke 109 Kantah.

Transformasi layanan dikuatkan dengan perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Kantah, dari pendekatan tematik menjadi pendekatan kewilayahan. Setelah diterapkan di 10 Kantah pada tahap pertama, perubahan tersebut lanjut ke tahap kedua dengan merubah SOTK 50 Kantah.

"Semangat Reforma Agraria adalah semangat kita untuk maju bersama dan untuk berkeadilan lebih baik. Selamat memperingati HANTARU 2026," kata Nusron Wahid.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru