Pendidikan Gratis ala Prabowo Tanpa Syarat

Jadi Objek Bisnis dan Korupsi
Redaksi - Jumat, 25 September 2026 19:44 WIB
Pendidikan Gratis ala Prabowo Tanpa Syarat
Poto: Istimewa
Pendidikan Gratis Presiden Prabowo.
drberita.id -Pendidikan gratis lagi menjadi topik panas di tanah air karena baru dibahas di Istana. Presiden Prabowo Subianto dengan tegas ingin pendidikan di Indonesia gratis dan benar benar dirasakan oleh rakyat tanpa syarat.

Semua sekolah negeri mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, sampai SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi Negeri (PTN) harus gratis demi Indonesia Emas 2045.

Presiden Prabowo bukan sekedar cakap dalam perintahnya untuk pendidikan gratis. Tanpa kompromi, Prabowo langsung meminta kementerian terkait untuk membuat formula pendidikan gratis agar bisa terwujud.

Ada sekitar 164 ribu sekolah negeri yang masuk skema pendidikan gratis. Gak hanya SD hingga SMA, untuk kuliah di PTN pun juga gratis. Rencananya UKT dan uang pangkal masuk kampus pun dihapus agar tidak ada yang putus kuliah dikarenakan persoalan biaya.

Lalu skemanya bagaimana? Itu yang kini lagi digodok. Mendikdasmen Abdul Mu'ti pernah bilang pendidikan gratis akan diperkuat dengan dana BOS dan PIP. BOS untuk semua murid, PIP untuk keluarga tidak mampu atau miskin. Tapi itu masih skema atau pola lama yang sudah berjalan saat ini. Pola dengan banyak syarat itupun memberatkan orangtua murid dan mahasiswa untuk mendapatkan pendidikan gratis.

Abdul Mu'ti juga menyampaikan mulai tahun ini (2026) murid SD dan TK sudah dapat BOS, dan 2027 nanti tiap anak TK Negeri akan dapat Rp.450 ribu per tahun. Wajib belajar pun juga diperluas jadi 13 tahun, TK jadi ikut dihitung wajib belajar. Itu masih normatif yang berlaku di Indonesia selama ini. Mu'ti harus paham psikologis pendidikan gratis yang diinginkan Presiden Prabowo.

Prabowo itu parjurit TNI. Cara kerja taktis sudah menjadi ciri khas, seperti di medan tempur. Presiden Prabowo melihat pendidikan Indonesia saat ini tidak lebih seperti dirinya berada di medan pertempuran. Ia harus menang untuk menyelamatkan banyak generasi bangsa menjadi korban, yang tidak bisa mendapatkan pendidikan layak karena mahalnya biaya pendidikan. Dan itu Probowo sudah sangat paham. Prabowo yang kini menjadi komandan Indonesia langsung mengambil sikap tegas. Ia mau generasi bangsa terbebas dari kebodohan karena kemiskinan, dengan cara membangun sumber daya manusia.

Sekolah Rakyat (SR) menjadi contoh, itu buktinyaPrabowo kerja taktis. Di SR, murid miskin gratis mendapatkan pendidikan dari awal hingga selesai. Ia juga mau pendidikan gratis diterapkan di sekolah negeri dan PTN. Itu yang harus dipikirkan oleh kemeneterian terkait. Selama ini biaya pendidikan negeri bersaing ketat dengan sekolah swasta. Begitu juga PTN dan PTS.

Sepertinya pendidikan di Indonesia pun sudah menjadi ladang bisnis dan objek korupsi. Prabowo tau itu semua.

Tidak hanya murid, mahasiswa yang mau kuliah gratis saat ini juga ada jalurnya, yaitu KIP. Tetapi untuk mendapatkan KIP itu butuh akses dan persyaratan yang selalu dipersulit kepada mahasiswa untuk memperolehnya. Apa lagi jika mahasiswa dan orangtuanya hanya orang biasa.

Katanya, kuliah 2026 bebas biaya daftar, plus bebas UKT. Namun faktanya tidak benar. Ada syarat utama yang harus dipenuhi, yaitu lulusan 2024/2025/2026, punya prestasi akademik baik, dari keluarga kurang mampu atau tercatat sebagai orang miskin yang terdaftar di DTKS desil 4, dan punya KIP.

Presiden Probowo sudah paham itu semua. Tetapi yang diinginkan Prabowo tidak seperti gambaran dari skema atau pola yang sudah ada. Prabowo ingin murid dan mahasiswa negeri yang sudah terdaftar masuk di sekolah negeri dan PTN secara otomatis mendapatkan pendidikan gratis. Tidak perlu lagi ada syarat yang mempersulit murid dan mahasiswa.

Pendidikan menjadi komersil di Indonesia sekarang ini sudah rahasia umum dan tidak dipungkiri oleh publik. Langkah pendidikan gratis ala Prabowoini menjadi solusi, tetapi sangat mungkin mendapatkan perlawanan dari para tangan yang bermain di ruang gelap. Karena dunia pendidikan sangat empuk menjadi lahan mencari kekayaan oleh tangan-tangan itu. Prabowopun tau itu dan dia mau membasminya agar pendidikan di Indonesia sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa yang tersirat dalam UUD 1945.

Dengan alokasi anggaran setiap tahun dari APBN, pendidikan gratis yang diinginkan Presiden Prabowo sangat mungkin terwujud hingga 99 persen. Prabowo pun pasti sudah punya hitung-hitungannya untuk pendidikan gratis itu. Jika ada kementerian terkait yang mencoba menghambat pendidikan gratis Presiden Prabowotidak terwujud, sangat pantas untuk diberhentikan.


Penulis: Arief Tampubolon
Alumni Lemhannas RI
Jurnalis Rakyat

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru