Anggota Dibacok, Pemuda Batak Bersatu Kepung Polres Belawan

- Rabu, 02 September 2020 08:50 WIB
Anggota Dibacok, Pemuda Batak Bersatu Kepung Polres Belawan
Foto: Istimewa
Pemuda Batak Bersatu di Polres Pelabuhan Belawan.
drberita.id | Ratusan anggota Pemuda Batak Bersatu (PBB) bertahan hingga malam di Polres Pelabuhan Belawan, agar kasus pembacokan anggotanya dituntaskan, Selasa 1 September 2020.

Aksi PBB ini berawal dari oknum penerima gadaian barang sekaligus pemilik lokasi narkoba berinisial Ledy beserta rombongan melakukan aksi fisik di Pekan Labuhan, Kecamatab Medan Labuhan.


Penikaman dilakukan di depan salah satu oknum mengaku-ngaku anggota Polres Pelabuhan Belawan bernama Teguh, di mana pada saat anggota PBB bertanya kepada pelaku bahwa sepeda motornya telah digadaikan kepada Ledy di Pekan Labuhan.


"Saya anggota kepolisian dari Polres KP3 Belawan jadi masalah kereta kalian yang hilang tidak ada di sini lagi," pungkas Teguh, ditirukan Ketua Satgas PBB Sumut Riwandi kepada wartawan.


[br]

PBB meminta agar sepeda motornya dikembalikan dengan penebusan uang, namun pihak warga belakang Kantor Lurah langsung melakukan penikaman terhadap salah seorang anggota PBB.

Penikaman pun terjadi dan warga pun berlomba melakukan pembacokan terhadap Riduan Hutasoit (34) sehingga mengakibatkan putus jari dan lengan dibacok, kepala luka beserta punggung kena dua lobang.


Atas kejadian tersebut, PBB mendatangi Polres Pelabuhan Belawan untuk meminta pihak kepolisian secepatnya menangkap pelaku penusukan dan penikaman.


"Kami sebagai Pemuda Batak Bersatu sangat menghargai satu rasa satu jiwa dan kami mintakan agar hukum yang menyelesaikan secepatnya. Jika ini tidak bisa diselesaikan maka kami akan turun ke lokasi dan siap untuk semua tindakan," tegas Ketua Satgas PBB Sumut.


[br]

Ratusan anggota PBB yang mengepung Polres Pelabuhan Belawan, mengancam akan datang dengan jumlah yang lebih banyak jika pembacokan anggotanya tidak diusut tuntas.


"Kami sifatnya hanya mendampingi membuat laporan saja disini dan jika kasus ini tidak tuntas maka kami akan hadirkan 27 ribu orang ke sini," pungkas Riwandi. (art/drb)

SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru