Tanah Murah di Tengah Komplek MMTC Medan Belum Juga Laku Terjual

Artam - Sabtu, 06 Juni 2026 12:57 WIB
Tanah Murah di Tengah Komplek MMTC Medan Belum Juga Laku Terjual
Poto: Muhammad Artam
Tanah milik Muhammad Ifa Nasution di tengah Komplek MMTC Medan.

drberita.id -Sampai saat ini tanah milik Muhammad Ifa Nasution di tengah Komplek MMTC Jalan Pancing Medan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara, belum laku terjual meski dengan harga murah.

Muhammad Ifa Nasution, warga Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, pun meminta bantuan agar tanahnya di tengah Komplek MMTC laku terjual.Tetapi tanah tersebut telah ditembok keliling oleh oknum tidak dikenal.

"Tolong dibantulah cari pembelinya, tanah orang tuaku itu. Luasnya sekira 2.600 meter persegi. Lokasinya di tengah Komplek MMTC," ucap Ifa, Sabtu 6 Juli 2026.

Muhammad Ifa Nasution merupakan kerabat dari tokoh pendiri Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila (Ormas PP), organisasi terbesar di Indonesia, Effendi Nasution alias Fendi Keling.

Ifa mengaku mendapat kuasa dari orangtuanya untuk menjual tanah tersebut, yang sejak 14 tahun lalu terus menghadapi persoalan.

"Uri uri lahirku pun ditanam di situ. Hanya tanah ayahku yang masih kosong di situ belum terbangun. Semua tanah pembagian dari atok kami sudah dijual suadara saudara ayahku. Tanah ayahku yang paling lebar. Yang punya paman dan ibu-ibu aku itu murah dibeli pengembang di situ. Tanah punya ayahku yang paling lebar dari saudara saudaranya," beber Ifa.

Ifa menjelaskan status tanah ayahnya tersebut terdaftar dalam peta bidang di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Namun sampai saat ini, Ifa mengakui surat tanah milik ayahnya itu masih berstatus SK Camat.

"Tak ada duit aku mau ngurusnya jadi SHM. Makanya aku minta tolong carikan pemodal yang mau membayari tanah kami itu. Suratnya lengkap, harga bisa kita nego sama pemodal yang minat membeli, sudah murah itu harganya jika dibanding harga pasar," jelas Ifa.

Ifa pun mengakui keberadaan dengan tembok setinggi hampir 2 meter yang mengelilingi tanah milik ayahnya. Tembok itu, kata Ifa, bukan dia yang membangunnya.

"Ada oknum yang mau menguasai tanah ayahku itu. Dia mau bayar murah kali tanah ayahku itu, tak maulah aku. Main pasang aja tembok itu dibuatnya, pakai pengamana OKP dia membangun tembok itu. Kalau ada pemodal yang minat beli, kabari ya kawan. Langsung sama aku, tidak ada perantara. Sudah dikuasakan ayahku tanah itu ke aku untuk menjualnya," jelas Ifa.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru