Anak Glugur Medan Nyaris Tewas Dibacok Saat Hari Kemerdekaan RI di Deliserdang
Redaksi - Rabu, 20 Agustus 2025 13:09 WIB
Poto: Ilustrasi
Pembacokan
drberita.id -Aldi Syahputra, warga Jalan Sekata, Glugur, Kota Medan, nyaris tewas dibacok saat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 tahun, pada Minggu 17 Agustus 2025.
Kasus pembacokan Adil tersebut bermotif perampokan yang terjadi di kawasan Lau Dendang, Jalan Simpang Beo/Jalan Jatian, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.
Kini kasus tersebut tengah diselidiki Polsek Medan Tembung. Polisi pun telah mendatangi korban di rumahnya dan menelusuri tempat kejadian perkara (TKP).
"Anggota sudah terima laporan dan langsung cek TKP. Namun karena surat surat kendaraan korban belum ada, jadi kita arahkan untuk buat laporan penganiayaan," terang Kapolsek Medan Tembung, AKP Ras Maju Tarigan, Selasa 19 Agustus 2025.
M. Aldi Syahputra (28) yang nyaris tewas diketahui mengalami luka bacok di punggung yang hampir menembus ke paru-parunya.
Korban yang seharusnya mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, terpaksa dibawa pulang oleh keluarganya karena keterbatasan biaya.
"Di rumah sakit biayanya diminta Rp. 90 juta, keluarga nggak ada uang segitu banyak. Makanya dibawa pulang ke rumah," ujar salah seorang kerabat korban.
Keluarga dan rekan korban berharap polisi bisa segera mengungkap kasus pembacokan tersebut.
Ari, salah satu rekan korban, menduga pembacokan tersebut melibatkan pacar korban yang bernama Putri.
"Iya bang, soalnya dia (Putri) yang menyuruh korban datang ke TKP. Di lokasi, si Putri yang mengambil kunci sepeda motor Vario BK 3747 AHL yang dikendarai korban. Baru setelah itu, para pelaku datang merampok sepeda motor itu. Ada bukti chat Putri itu yang ngajak ketemuan," beber Ari.
Sebelumnya, Aldi Syahputra menemui Putri yang dikenalnya lewat media sosial facebook. Sedangkan kejadian naas ini bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI ke-80 tahun pada Minggu 17 Agustus 2025.
Pertemuan Aldi Syahputra dengan Putri pacarnya itupun berubah menjadi petaka. Dugaan sementara Aldi dijebak pacarnya sendiri yang berkomplot dengan para pelaku hingga dirinya nyaris tewas.
Setelah Aldi terkapar bersimbah darah, para pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu membawa kabur sepeda motor miliknya. "Handphone korban pun juga hilang," ujar teman Aldi lainnya.
Beruntung Aldi tidak kehabisan darah karena warga segera membawanya ke Rumah Sakit Haji Medan.
"Katanya, luka bacok di punggung korban menembus ke paru-paru. Tapi karena keterbatasan biaya, malamnya Aldi dibawa pulang," sebut teman korban lagi.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Perda Baru Sistem Kesehatan Masyarakat Kota Medan Sedang Disiapkan
SMP Swasta Katolik St Yoseph Pemuda Medan Adakan Pensi 2026 di ICHC Diikuti 1.500 Murid
Law Firm Julheri Sinaga SH & Partners Gugat WOM Finance ke Pengalidalan Negeri Medan
Taufik Saleh Kembali Laporkan Massa Suruhan PT KAI Divre I Sumut Kasus Curas ke Polrestabes Medan
Siap Dipanggil Mabes Polri, Korban Penggusuran Paksa PT KAI Lapor ke Polrestabes Medan
Eks Gelandang PSMS dan Sriwijaya FC Jagokan Medan Polonia Juara Piala MPC PP Medan
Komentar