Harimau Sumatera Muncul di Desa, BKSDA Aceh: Fenomena Turun Gunung
drberita.id -Kepala BKSDA Aceh, Suherman mengatakan pihaknya tidak berwenang masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL) seperti harapan warga desa yang ketakutan dengan Harimau Sumatera berkeliaran.
"Kewenangan kami di luar kawasan konservasi. Di dalam kawasan TNGL ditangani BBTNGL, hutan lindung oleh KPH," kata Suherman dikutip liranews, Jumat 5 Juni 2026.
Menurut Suherman, fenomena harimau turun gunung terjadi di hampir seluruh Sumatera. Keterbatasan personel pun menjadi kendala penanganan Harimau Sumatera yang muncul di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.
Terkait Harimau Sumatera di Ketambe, Suherman memastikan tim sudah di lapangan.
"Tim kami sedang menangani kasus di Bener Bepapah dan Simpur. Untuk Simpur, lokasi sepertinya masuk kawasan konservasi," katanya.
Kemunculan Harimau Sumatera di perkampungan desa membuat warga ketakutan pergi ke ladang. Warga memilih tidak berkebun karena khawatir keselamatannya.
Puluhan Rumah di Medan Krio Diterjang Angin Puting Beliung, Kepala Desa Minta Bantuan Pemerintah
Dody Hanggodo: Jalan Tol Trans Sumatra Belum Bisa Tembus Lampung - Aceh
Sebanyak 735 KK di Aceh Tamiang Terima Daging Kurban Idul Adha dari Pemuda Pancasila Sumatera Utara
Desainer Kostum Kelas Dunia Albert Wolsky Tutup Usia di Los Angeles
Pemilik 11 SPPG MBG di Sumut Ternyata Penguasa Proyek di Kota Medan dan Terkenal Dermawan di Aceh