Kabut Asap Makin Jahat, Warga Medan Dilarang Keluar Rumah

Redaksi - Kamis, 15 Oktober 2026 22:44 WIB
Kabut Asap Makin Jahat, Warga Medan Dilarang Keluar Rumah
Poto: Istimewa
Kabut asap di Kota Medan.
drberita.id -Warga Kota Medan diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker karena semakin memburuknya kualitas udara akibat kabut asap dan polusi udara.

Berdasarkan data pemantauan yang disampaikan, konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Kota Medan mencapai 116,3 mikrogram per meter kubik (µg/m³) sejak Rabu (14/10/2026). Angka tersebut telah melampaui ambang batas baku mutu udara ambien nasional.

Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara serta menjaga kesehatan, terutama selama kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah.

Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera dan Kalimantan, berdampak terhadap kualitas udara di berbagai wilayah, termasuk Kota Medan.

"Dampak kebakaran tersebut turut memengaruhi kualitas udara di Kota Medan. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan untuk sementara mengurangi aktivitas di luar rumah," ujar Wong, Kamis (15/10/2026).

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi dan mencukupi kebutuhan air putih.

Apabila mengalami batuk, sesak napas, nyeri dada, mata perih, atau keluhan kesehatan yang semakin memburuk, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Surya mengatakan konsentrasi PM2.5 sebesar 116,3 µg/m³ telah melampaui ambang batas baku mutu udara ambien nasional sebesar 55 µg/m³ sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 Lampiran VII.

PM2.5 merupakan partikel polutan berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan berisiko menimbulkan gangguan kesehatan. Kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus meliputi anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan.

"Sejumlah wilayah lain di Sumatera Utara juga mengalami kondisi kualitas udara sedang hingga tidak sehat, dengan beberapa daerah masih diselimuti kabut asap," ungkap Surya.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru