AHY Bertemu Ketum PP Muhammadiyah Diskusikan 4 Hal Terkait Indonesia

Artam - Sabtu, 03 April 2021 20:52 WIB
AHY Bertemu Ketum PP Muhammadiyah Diskusikan 4 Hal Terkait Indonesia
Foto: Istimewa
AHY bertemu pimpinan PP Muhammadyah
drberita.id | Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Agung Danarto, di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Di Tiro No. 23, Terban, Gondokusuman, Yogyakarta, Sabtu 3 April 2021.

Pertemuan berlangsu satu jam lebih itu membahas empat hal terkait isu-isu terkini dan masalah kebangsaan.


Didampingi Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Bendahara Umum Partai Demokrat Renville Antonio, dan Ketua DPD PD DIY Heri Sebayang, AHY menyampaikan rasa syukur akhirnya bisa bertemu langsung ke Kantor PP Muhammadiyah.


"Alhamdulillah, bahagia sekaliakhirnya bisa bersilaturahmi dan berkunjung secara langsung ke Kantor PP Muhammadiyah. Tadi dengan sangat baik, dalam suasana yang penuh kekeluargaan, saya diterima oleh Ketua Umum Bapak Prof. Haedar Nasir, dan sekretaris Bapak Agung. Kami diskusi dan temu kangen, sebetulnya sudah lama saya niatkan ke beliau mau mengunjungi Kantor PP Muhammadiyah, dan hari ini terjadi," kata AHY.

[br]

AHY juga menyampaikan apresiasinya terhadap perjuangan Muhammadiyah.

"Diskusi tadi tentu terkait berbagai hal, terkait isu-isu di Indonesia, harapan ke depan, isu-isu kebangsaan. Dan, yang jelas kami sangat berterima kasih dan terus mengapresiasi atas sikap dan perjuangan Muhammadiyah yang ingin terus mengokohkan persatuan di negeri ini," tutunya.

Selanjutnya, empat hal yang didiskusikan mulai dari menegakkan demokrasi, Pancasila, menjaga nilai-nilai keagamaan, dan juga persatuan dan kemajuan.


"Ada empat hal tadi yang kami bicarakan dan juga menjadi pesan dari Bapak Haedar Nasir. Yang pertama adalah terkait dengan bagaimana menegakkan demokrasi berpijak pada konstitusi yang berlaku di Indonesia ini. Kita tahu ujian dan tantangan demokrasi akan terus kita hadapi, termasuk di masa pandemi ini. Jadi, harapannya ke depan kita bisa sama-sama merawat demokrasi dalam semangat berpijak pada konstitusi yang berlaku," jelas AHY.


"Yang kedua Pancasila. Terkait dengan Pancasila yang sudah menjadi keputusan negeri atau bangsa kita, harus terus dijaga, diterapkan sebenar-benarnya. Jangan sampai kita mudah atau lantang menyuarakan tentang Pancasila, padahal kita tidak menerapkan itu dengan sejatinya. Tentu kita juga berharap Pancasila itu tidak jadi pelabelan saja, untuk satu kelompok melawan kelompok yang lain. Justru Pancasila sebagai konsensus bersama dan mengakomodasi segala perbedaan dan keberagaman di Indonesia," lanjutnya.

[br]

Usai silaturahmi dengan pimpinan PP Muhammadiyah, Ketum AHY juga silaturahmi secara virtual dengan Buya Syafii Maarif.


"Saya tadi juga senang sekali bisa secara virtual bersilaturahmi dengan Buya Syafii Maarif. Kita tahu beliau adalah seorang toko besar, guru bangsa, sebagai seseorang yang memiliki pengalaman yang luar biasa dalam berbagai hal. Tadi saya juga menyampaikan harapan saya, untuk mendengarkan wejangan-wejangan dari beliau dan beliau tadi menitipkan berbagai pesan. Pesan-pesan secara khusus yang tadi saya dengarkan di antaranya adalah, ke depan semua elemen bangsa harus bersatu padu untuk bisa menjaga demokrasi serta juga untuk mengejar ketertinggalan kita dan menjadikan Indonesia semakin maju dan sejahtera," tutup AHY.

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Ahy
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru