Warga Bakar Polsek MBG Terkait Kabar Bandar Narkoba Mandailing Natal Dilepas

Redaksi - Sabtu, 20 Desember 2025 17:52 WIB
Warga Bakar Polsek MBG Terkait Kabar Bandar Narkoba Mandailing Natal Dilepas
Poto: Istimewa
Polsek MBG dibakar warga.
drberita.id -Ratusan warga mengepung dan membakar Markas Kepolisian Sektor Muara Batang Gadis (Mapolsek MBG) menyusul kabar dugaan tangkap-lepas seorang bandar narkoba yang sebelumnya diamankan oleh aparat kepolisian.

Aksi pemkabaran kantor polisi tersebut merupakan luapan kekecewaan masyarakat atas maraknya peredaran narkoba yang dinilai semakin meresahkan. Warga menyebut peredaran narkoba telah menyasar keseluruh lapisan masyarakat, mulai dari orang dewasa hingga anak anak, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius terhadap masa depan generasi bangsa dan ketertiban sosial di wilayah tersebut.

Kabar bebasnya bandar narkoba menjadi pemicu utama kemarahan warga MBG. Mereka menilai penegakan hukum tidak berjalan mestinya dan tidak sejalan dengan rasa keadilan masyarakat.

Di halaman Polsek MBG, warga secara bergantian menyampaikan protes dan tuntutan agar aparat kepolisian bertindak tegas, transparan, serta tidak memberikan toleransi terhadap pelaku tindak pidana narkotika.

"Kami datang bukan untuk membuat keributan. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas," ujar salah seorang tokoh masyarakat di hadapan aparat.

Situasi kemudian memanas. Warga pun melakukan pembakaran terhadap sejumlah fasilitas di Kantor Polsek MBG yang dipimpin Iptu Akmaluddin.

Ketegangan semakin menjadi-jadi dan sejumlah petugas kepolisian pun berlarian untuk menyelamatkan diri.

Tak lama kemudian terlihat Kapolres Mandailing Natal AKBP Arie Sofandi Paloh dan rombongan tiba di Polsek MBG untuk melakukan pengamanan dan pengendalian situasi.

AKBP Ari Sofandi Paloh mengatakan sweeping dilakukan oleh warga yang mayoritas ibu ibu, pada Jumat 19 Desember 2025 petang di Desa Singkuan, Kecamatan MBG.

"Dalam proses tersebut, satu orang yang diduga terlibat (jaringan narkoba) sempat melarikan diri dan saat ini sedang kami lakukan pengejaran hingga ke wilayah Sumatera Barat," katanya.

Dalam insiden pembakaran Polsek MBG itu seorang warga diamankan. Hal itu, kata Kapolres, semata-mata untuk mencegah tindakan anarkis yang lebih meluas, termasuk potensi penganiayaan dan pembakaran.

Tetapi orang yang diamankan tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka dan tidak terkait barang bukti narkoba.

"ni masih sebatas dugaan. Yang bersangkutan diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, bukan karena ditemukan barang bukti," ujarnya.

Ari menyebutkan, langkah pengamanan dilakukan agar situasi tidak berkembang menjadi tindakan pidana. Pemeriksaan akan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Saat ini kami juga masih berada di lokasi kejadian untuk penanganan lebih lanjut. Perkembangan berikutnya akan kami sampaikan," kata AKBP Ari Sofandi Paloh.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru