Patung Fatmawati Soekarna Karya Nyoman Nuarta Untuk Generasi Bangsa
Artam - Sabtu, 08 Februari 2020 11:14 WIB
istimewa
Patung Fatmawati Soekarno di Kota Bengkulu
DRberita | Peresmian patung Pahlawan Nasional Ibu Hj Agung Fatmawati Soekarno di Kota Bengkulu, Bengkulu, pada Rabu 5 Februari 2020, menjadi momentum bersejarah bagi seluruh generasi muda bangsa.
Puan Maharani mengenang kembali kisah kepahlawanan sang nenek, Fatmawati Soekarno saat acara peresmian monumen yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para pejabat negara lainnya.
"Beliau adalah penjahit bendera pusaka sang saka Merah Putih," kata Ketua DPR RI Puan Maharani.
Puan berkisah, nama Fatmawati terhubung dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia karena menjahit bendera pusaka Merah Putih. Selain menjadi ibu negara Republik Indonesia pertama, Fatmawati juga melahirkan sosok presiden perempuan pertama Indonesia.
"Ibu dari Presiden Republik Indonesia perempuan yang pertama, Ibu Megawati Soekarnoputri... dan nenek saya, Ketua DPR perempuan yang pertama," kata Puan.
Patung Fatmawati Soekarno tersebut diinisasi pada Desember 2017 oleh kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Akhirnya pada tanggal 12 November 2019 yang lalu patung Fatmawati sudah diletakkan di Simpang Lima Kota Bengkulu.
Puan berharap, agar Monumen Pahlawan Nasional Ibu Agung Hj Fatmawati Soekarno menjadi pengingat untuk menjaga jahitan kebangsaan Indonesia bagi generasi bangsa.
"Kita jaga apa yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan, para pendiri bangsa, yang ingin Indonesia merdeka, Indonesia yang bersatu dalam keragaman, Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan," kata Puan.
Patung Fatmawati Soekarno di Kota Bengkulu itu diresmikan oleh Presiden Jokowi. Fatmawati merupakan salah satu tokoh pahlawan bangsa yang sangat berjasa kepada bangsa dan negara.
"Ibu Fatmawati bukan hanya ibunya warga Bengkulu, tapi juga ibunya seluruh rakyat Indonesia. Beliau selamanya akan dikenang karena visi dan pandangan beliau yang jauh ke depan," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya.
Kata Jokowi, salah satu jasa besar Fatmawati yaitu jahitan tangan bendera pusaka Merah Putih. "Sebagai Ibu Negara Republik Indonesia yang pertama, Ibu Fatmawati selalu setia mendukung perjuangan Presiden Soekarno, selalu memberikan keteladanan tentang pentingnya pengorbanan, dan selalu menekankan pentingnya menjaga semangat, menjaga mimpi di tengah keterbatasan-keterbatasan yang ada," kata Jokowi.
Monumen ini, kata Jokowi, menjadi penanda bukti hormat atas perjuangan Fatmawati. Dia meminta semua anak bangsa dan generasi penerus meneladani sikap kenegarawanan Fatmawati.
Pada kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan bahwa monumen yang sangat indah ini merupakan karya salah satu maestro patung Indonesia, Nyoman Nuarta. Dia menambahkan bahwa Nyoman Nuarta merupakan perupa asal Bali yang mempersembahkan karyanya untuk masyarakat Bengkulu dan juga masyarakat Indonesia.
Puan Maharani mengenang kembali kisah kepahlawanan sang nenek, Fatmawati Soekarno saat acara peresmian monumen yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para pejabat negara lainnya.
"Beliau adalah penjahit bendera pusaka sang saka Merah Putih," kata Ketua DPR RI Puan Maharani.
Puan berkisah, nama Fatmawati terhubung dengan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia karena menjahit bendera pusaka Merah Putih. Selain menjadi ibu negara Republik Indonesia pertama, Fatmawati juga melahirkan sosok presiden perempuan pertama Indonesia.
"Ibu dari Presiden Republik Indonesia perempuan yang pertama, Ibu Megawati Soekarnoputri... dan nenek saya, Ketua DPR perempuan yang pertama," kata Puan.
Patung Fatmawati Soekarno tersebut diinisasi pada Desember 2017 oleh kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Akhirnya pada tanggal 12 November 2019 yang lalu patung Fatmawati sudah diletakkan di Simpang Lima Kota Bengkulu.
Puan berharap, agar Monumen Pahlawan Nasional Ibu Agung Hj Fatmawati Soekarno menjadi pengingat untuk menjaga jahitan kebangsaan Indonesia bagi generasi bangsa.
"Kita jaga apa yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan, para pendiri bangsa, yang ingin Indonesia merdeka, Indonesia yang bersatu dalam keragaman, Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan," kata Puan.
Patung Fatmawati Soekarno di Kota Bengkulu itu diresmikan oleh Presiden Jokowi. Fatmawati merupakan salah satu tokoh pahlawan bangsa yang sangat berjasa kepada bangsa dan negara.
"Ibu Fatmawati bukan hanya ibunya warga Bengkulu, tapi juga ibunya seluruh rakyat Indonesia. Beliau selamanya akan dikenang karena visi dan pandangan beliau yang jauh ke depan," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya.
Kata Jokowi, salah satu jasa besar Fatmawati yaitu jahitan tangan bendera pusaka Merah Putih. "Sebagai Ibu Negara Republik Indonesia yang pertama, Ibu Fatmawati selalu setia mendukung perjuangan Presiden Soekarno, selalu memberikan keteladanan tentang pentingnya pengorbanan, dan selalu menekankan pentingnya menjaga semangat, menjaga mimpi di tengah keterbatasan-keterbatasan yang ada," kata Jokowi.
Monumen ini, kata Jokowi, menjadi penanda bukti hormat atas perjuangan Fatmawati. Dia meminta semua anak bangsa dan generasi penerus meneladani sikap kenegarawanan Fatmawati.
Pada kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan bahwa monumen yang sangat indah ini merupakan karya salah satu maestro patung Indonesia, Nyoman Nuarta. Dia menambahkan bahwa Nyoman Nuarta merupakan perupa asal Bali yang mempersembahkan karyanya untuk masyarakat Bengkulu dan juga masyarakat Indonesia.
Di akhir sambutan, Presiden menitipkan kepada seluruh masyarakat Bengkulu untuk menjaga dengan baik monumen, merawat agar tidak rusak dan tidak lekang oleh waktu. "Sama seperti semangat Ibu Fatmawati yang tidak pernah luntur sampai kapanpun," kata Jokowi. (art/drc)
SHARE:
Editor
:
Sumber
: dream.co.id
Tags
Berita Terkait
Ehang 216, Heli IMI Tanpa Pilot Dikunjungi Presiden Jokowi
Presiden Jokowi ke Afrika, Pengusaha Mozambique dan Pebisnis Indonesia Sepakat Majukan Perdagangan Dua Negara
Musra Sumut Tentukan Arah Dukungan Capres 2024 dan Pembangunan Sumut
Vonis 1 Tahun Bandar Judi TS Cederai Komitmen Presiden Jokowi
Hasbil: Pesta Demokrasi, Jangan Diusik!
Rakyat Dukung Hemat Energi, Formapera Desak PLN Jalankan Program Kompor Induksi
Komentar