Banyak Kali Proyek PL Dinas PU Medan, Siapa Yang Ngerjakan?
Artam - Sabtu, 20 Juli 2019 17:01 WIB
ilustrasi
SIRUP Dinas PU Medan.
DINAMIKARAKYAT - Dinas Pekerja Umum (PU) Kota Medan, tahun 2019 memiliki proyek bersumber dari APBD sebanyak 585 paket, khusus untuk penyedia dan 26 paket untuk swakelola.
Paket-paket itu terlihat jelas di Sistem Imformasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Dinas PU Medan pada laman www.lkpp.go.id, Sabtu 20 Juli 2019.
Dari jumlah paket-paket penyedia tersebut, yang paling banyak adalah paket Pengadaan Langsung (PL) di bawah Rp 200.000.000,00 yaitu sebanyak 108 paket. Sedangkan untuk swakelola hanya ada 26 paket dengan total anggaran Rp 9.709.064.000,00.
Selain paket PL, ada juga paket proyek untuk tender, seleksi dan e-purchasing. Yang paling tinggi adalah paket pengadaan aspal sebesar Rp 16,5 miiar dengan motode pemilihan penyedia e-purchasing dan kode RUP 20582989.
Kemudian, paket pembangunan jalan dan jembatan menuju Islamic Centre di Kecamatan Medan Labuhan sebesar Rp 14.250.000.000,00 dengan metode pemilihan penyedia tender dan kode RUP 20568406, tayang pada bulan maret.
Adalagi paket pembangunan jembatan sicanang di Kecamatan Medan Belawan, sebesar Rp 13.000.000.000,00 dengan metode pemilihan penyedia tender, dengan kode RUP 20568603, juga tayang bulan maret.
Paket pengadaan Truck Sedot Lumpur sebesar Rp 13.104.000.000,00 dengan metode pemilihan penyedia e-purchasing dan kode RUP 20569935, tayang pada bulan januari. Masih banyak lagi paket-paket lainnya, khusus metode pemilihan penyedia seleksi jumlahnya paling besar Rp 500.000.000,00.
Namun ada dua paket pekerjaan yang jumlah anggarannya miliaran rupiah tetapi dilakukan dengan metode pemilihan penyedia pengadaan lamgsung (PL).
Kedua paket itu adalah belanja penggantian suku cadang sebesar Rp 8.621.760.000,00 dengan kode RUP 20584584 tayang pada bulan maret, dan belanja jasa service sebesar Rp 5.173.702.000,00 dengan kode RUP 20584585 juga tayang bulan maret.
Paket-paket itu terlihat jelas di Sistem Imformasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Dinas PU Medan pada laman www.lkpp.go.id, Sabtu 20 Juli 2019.
Dari jumlah paket-paket penyedia tersebut, yang paling banyak adalah paket Pengadaan Langsung (PL) di bawah Rp 200.000.000,00 yaitu sebanyak 108 paket. Sedangkan untuk swakelola hanya ada 26 paket dengan total anggaran Rp 9.709.064.000,00.
Selain paket PL, ada juga paket proyek untuk tender, seleksi dan e-purchasing. Yang paling tinggi adalah paket pengadaan aspal sebesar Rp 16,5 miiar dengan motode pemilihan penyedia e-purchasing dan kode RUP 20582989.
Kemudian, paket pembangunan jalan dan jembatan menuju Islamic Centre di Kecamatan Medan Labuhan sebesar Rp 14.250.000.000,00 dengan metode pemilihan penyedia tender dan kode RUP 20568406, tayang pada bulan maret.
Adalagi paket pembangunan jembatan sicanang di Kecamatan Medan Belawan, sebesar Rp 13.000.000.000,00 dengan metode pemilihan penyedia tender, dengan kode RUP 20568603, juga tayang bulan maret.
Paket pengadaan Truck Sedot Lumpur sebesar Rp 13.104.000.000,00 dengan metode pemilihan penyedia e-purchasing dan kode RUP 20569935, tayang pada bulan januari. Masih banyak lagi paket-paket lainnya, khusus metode pemilihan penyedia seleksi jumlahnya paling besar Rp 500.000.000,00.
Namun ada dua paket pekerjaan yang jumlah anggarannya miliaran rupiah tetapi dilakukan dengan metode pemilihan penyedia pengadaan lamgsung (PL).
Kedua paket itu adalah belanja penggantian suku cadang sebesar Rp 8.621.760.000,00 dengan kode RUP 20584584 tayang pada bulan maret, dan belanja jasa service sebesar Rp 5.173.702.000,00 dengan kode RUP 20584585 juga tayang bulan maret.
Terkait kedua paket PL miliaran rupiah tersebut, Kadis PU Kota Medan Isa Ansari sampai saat ini belum terkonfirmasi. (art/drc)
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Mantan Pejabat Pemko Medan Daftar MyPertamina Untuk Dapat Barcode Ditolak
Armada Pemadam Kebakaran Pemko Medan Kurang Layak, Anggota Dewan: Pantas Banyak Kasus Tak Selesai
Alasan Drainase, Dinas SDABMBK Kota Medan Sengaja Tebang Pohon
Rico Waas Ingin Pemko Medan dan Bank Sumut Jadi Bapak Asuh Pelaku UMKM
Ray Cafe Ingin Dibongkar Pemko Medan, Ketua DPRD: Dinas Perkim Harus Persuasif Tak Perlu Penindakan
Pemko Medan Larang Honorer Libur Nasional 27 November, Blok Sumut: Tidak Netral
Komentar