Aktivis Al Washliyah Dukung Kejatisu Periksa Rektor Univa Labuhanbatu
drberita.id -Aktivis Al Washliyah Feri Fadli mendukung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengungkap tabir gelap dugaan korupsi bantuan KIP mahasiswa Universitas Al Washliyah (Univa) tahun 2022.
Pemeriksaan jangan hanya dilakukan pada 25 mahasiswa, tetapi juga pengurus universitas.
"Kejatisu harus juga memeriksa semua pengurus kampus univa, khususnya Rektor Univa Labuhanbatu. Kasihan 25 orang mahasiswa itu jadi terikut ikut dalam kasus ini," ungkap Feri ketika dihubungi, Jumat 3 Maret 2023.
Menurut Feri, Univa Labuhanbatu merupakan salah satu aset terbesar organisasi Alwashliyah yang bergerak di bidang pendidikan, yang akan melahirkan cikal bakal generasi bangsa.
Sebagai kader Al Washliyah, dan mantan Bendahara PW Himmah Sumut 2013-2016, Feri sangat menyesalkan tindakan Rektor Univa Labuhanbatu yang diduga melakukan pemotongan bantuan KIP terhadap 230 mahasiswa.
"Program bantuan KIP ini adalah program yang digelontorkan pemerintah pusat kepada mahasiswa yang tidak mampu, agar mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dengan tepat waktu. Namun kenyataannya kita melihat dan menyesalkan kenapa Rektor Univa Labuhanbatu melakukan hal tersebut," jelasnya.
Feri mengatakan, jika dugaan korupai bantuan KIP mahasiswa ini benar terjadi dilakukan Rektor Univa Labuhanbatu, ini jelas mencoreng nama institusi pendidikan di bawah naungan organisasi Al Jam'iyatul Washliyah secara umum.
"Sebagai kader yang lahir dari rahimnya Al Washliyah, saya punya harapan besar kepada Ketua Umum PB Al washliyah untuk dapat memberikan tindakan berupa pemberhentian antar waktu (PAW) terhadap Rektor Univa Labuhanbatu Basyurul Ulya agar bisa fokus menghadapi persoalan yang dibuatnya, agar Univa Labuhanbatu tidak menjadi korban berkepanjangan dan aktivitas perkuliahan tidak terganggu," serunya.
Diketahui, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) memeriksa mahasiswa Universitas Al Washliyah Labuhanbatu sebanyak 25 orang. Peneriksaan tersebut terkait dugaan korupsi bantuan KIP mahasiswa tahun 2022.
Ke 25 Mahasiswa Universitas Al Washliyah Labuhanbatu tersebut diperiksa pada Rabu 15 Februari 2023.
Menteri Imipas Pindahkan Narapidana Korupsi Topan Ginting dari Rutan ke Lapas Medan
Guntur Geruduk Kejatisu : Segera Tetapkan Tersangka
Kajati Sumut Muhibuddin Diminta Periksa Dugaan Korupsi 67 Proyek SDA BBWS Sumatera II
Korupsi Smart Village Madina 1 Tersangka, BIG: Masih Pemberkasan Segera Akan Diumumkan Lainnya
GPA Medan Curigai Anggaran Rehab Rumah Dinas Walikota Rp 4,9 Miliar Jadi Modus Korupsi