Akibat JMT Milik PT. PLN, Pekerja Kebun Sawit di Asahan Terluka Parah

- Minggu, 14 Juni 2020 15:51 WIB
Akibat JMT Milik PT. PLN, Pekerja Kebun Sawit di Asahan Terluka Parah
Jalaluddin Sitorus
Manisna (43) warga Desa Buntu Maraja yang terluka parah tersengat aliran listrik.

drberita.id | Akibat jaringan tranmisi menengah milik PT. PLN Rayon Kenopan yang terlalu rendah, Manisna (43) warga Desa Buntu Maraja, terluka parah tersengat aliran listrik, Minggu 14 Juni 2020, sekira pukul 13:00 WIB.

Peristiwa berawal ketika Manisna bekerja hendak memanen buah sawit menggunakan egrek. Tak sengaja egrek yang dipegangnya tersentuh Jaringan Transmisi Menengah (JTM) milik PT. PLN Rayon Kenopan, tepatnya di Dusun l, Desa Gajah Sakti, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.


Akibatnya telapak kaki korban melepuh, dan kepalanya bocor karena berbenturan dengan batu. Manisa pun sampai tak sadarkan diri
Saksi mata Surono (42) teman korban bekerja mengatakan kejadian tersebut sangat cepat dan tak disangka.

Baca Juga: SBY: Selamat jalan adikku, istirahat yang tenang di sisi Allah SWT

"Belum lagi sempat bekerja, masih hendak mendirikan egrek, tersenggol JTM (kabel listrik). Bagai mana tidak, kabel listriknya terlalu rendah, paling ada 5 meter tingginya," kata Surono.

Baca Juga: Santri Pondok Pesantren di Jember Wajib Jalani Rapit Test

Para pekerja kebun sawit milik H. Jen Sihombing meminta pihak PT. PLN Rayon Kenopan segera memperbaiki kabel listrik yang sudah berkarat dan rendah.

Masih untung korban terselamatkan, semoga besok pekerja PLN memperbaiki kabel listrik yang sudah berkarat dan rendah itu," sambung Leli (37) teman kerja korban lainnya.


Sementara ini, pemilik kebun sawit tempat korban bekerja H. Jen Sihombing mengatakan akan bertangungjawab dengan luka yang dialami oleh Manisa.

Baca Juga: Novel Baswedan Masih Ragu Ronny dan Kadir Pelaku Sebenarnya

"Kita obtain dulu, tentang lain-lain, nanti kita bicarakan, yang jelas saya selaku yang punya kebun akan bertanggung jawab penuh," kata Jen.


(art/drb)

SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru