Perjuangan Dai Pemberdaya Dompet Dhuafa di Pesisir Pulau Samosir (bag. 2)

Redaksi - Senin, 04 Agustus 2025 16:29 WIB
Perjuangan Dai Pemberdaya Dompet Dhuafa di Pesisir Pulau Samosir (bag. 2)
Poto: Istimewa
Ustad Muhammad Sya'ban bersama anak anak muslim di Pulau Samosir.
drberita.id -Pulau Samosir memang begitu eksotis pemandangannya, namun dibalik itu ada yang harus diperjuangkan. Salah satunya adalah apa yang dilakukan oleh Ustad Muhammad Sya'ban dalam membangun semangat dan keyakinan umat muslim di sana.

Dalam kesehariannya, Ustad Muhammad Sya'ban harus menyusuri jalan terjal melewati perbukitan dan lembah yang berdebu, menembus hutan dan perkampungan. Tak jarang pula harus bisa menghindar dari kejaran anjing liar yang banyak tersebar di Pulau Samosir.

Aktivitas Dai Pemberdaya salah satunya di Desa Tambun Sungkean Kecamatan Onan Runggu, adalah membina pengajian kaum ibu di siangnya, dan kaum bapak malam harinya dengan jumlah jamaah sekira 20-40 orang dari beberapa wilayah.

Selain itu juga ada pengajian dan pembelajaran tauhid untuk anak anak di sore harinya sekira 20 an orang.

Tantangan terbesar adalah menjaga anak anak SMA yang muslim agar tidak ikut kegiatan kebaktian di sekolah, karena itu diwajibkan untuk mengikuti tradisi yang dianut oleh mayoritas.

Dengan jarak tempuh yang sangat jauh dari lokasi pembinaan di tiga kecamatan yang kurang lebih menempuh sampai 30 KM dalam sekali jalan.

Tentu ini membuat berat setiap langkah Ustad Sya'ban sebagai dai yang memiliki semangat untuk terus membina masyarakat muslim minoritas di tengah komunitas yang berbeda keyakinan di Pulau Samosir.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru