Golkar Sumut Serahkan 150 APD ke RS Martha Friska Medan
Artam - Jumat, 10 April 2020 23:19 WIB
istimewa
Ketua DPD Partai Golkar Sumut A. Yasir Ridho Lubis menyerahkan APD ke perwakilan RS Martha Friska Medan.
DRberita | DPD Partai Golkar Sumatera Utara menyerahkan bantuan APD ke Rumah Sakit Martha Friska, Medan. Bantuan disalurkan untuk para tenaga medis.
Bantuan itu berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang diserahkan langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Sumut, H.A Yasyir Ridho Loebis kepada perwakilan Rumah Sakit Martha Friska, dr Harmoko.
Penyerahan yang berlangsung di Kantor DPD Golkar Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Jumat 10 April 2020, dihadiri oleh kader seperti Samsir Pohan, Amas Muda Siregar, Sangkot Sirait, Apri Budi dan lainnya.
"Ada 150 paket APD yang kita serahkan untuk tim medis di Rumah Sakit Martha Friska. APD yang kita salurkan merupakan bantuan dari DPP Partai Golkar," kata H.A Yasyir Ridho Loebis.
Anggota DPRD Sumut ini mengatakan, bantuan yang diberikan diharapkan dapat memotivasi petugas medis dalam menjalankan tugasnya. Tenaga medis, kata Ridho, merupakan garda terdepan dalam melawan virus corona (Covid-19).
"Kita meyakini Rumah Sakit Martha Friska yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan, tentunya dapar berjuang untuk kebaikan bagi masyarakat di Sumut," ujarnya.
Ridho juga berharap, DPP dan DPD Partai Golkar dapat memberikan kontribusi lebih banyak lagi kepada masyarakat.
"Kita sama-sama berdoa mudah-mudahan wabah corona ini segera berakhir. Dan kita berdoa sama tuhan kita diberikan kesempatan untuk lebih banyak berbuat bagi masyarakat," ungkapnya.
Selain itu, lanjut Ridho, Partai Golkar juga akan memberikan bantuan APD ke rumah sakit di tiga daerah yang ada di Sumatera Utara.
"Ada 150 paket APD juga akan disalurkan ke tiga daerah, yaitu Padangsidimpuan, Asahan dan Madina," jelasnya.
Bantuan itu berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang diserahkan langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Sumut, H.A Yasyir Ridho Loebis kepada perwakilan Rumah Sakit Martha Friska, dr Harmoko.
Penyerahan yang berlangsung di Kantor DPD Golkar Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Jumat 10 April 2020, dihadiri oleh kader seperti Samsir Pohan, Amas Muda Siregar, Sangkot Sirait, Apri Budi dan lainnya.
"Ada 150 paket APD yang kita serahkan untuk tim medis di Rumah Sakit Martha Friska. APD yang kita salurkan merupakan bantuan dari DPP Partai Golkar," kata H.A Yasyir Ridho Loebis.
Anggota DPRD Sumut ini mengatakan, bantuan yang diberikan diharapkan dapat memotivasi petugas medis dalam menjalankan tugasnya. Tenaga medis, kata Ridho, merupakan garda terdepan dalam melawan virus corona (Covid-19).
"Kita meyakini Rumah Sakit Martha Friska yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan, tentunya dapar berjuang untuk kebaikan bagi masyarakat di Sumut," ujarnya.
Ridho juga berharap, DPP dan DPD Partai Golkar dapat memberikan kontribusi lebih banyak lagi kepada masyarakat.
"Kita sama-sama berdoa mudah-mudahan wabah corona ini segera berakhir. Dan kita berdoa sama tuhan kita diberikan kesempatan untuk lebih banyak berbuat bagi masyarakat," ungkapnya.
Selain itu, lanjut Ridho, Partai Golkar juga akan memberikan bantuan APD ke rumah sakit di tiga daerah yang ada di Sumatera Utara.
"Ada 150 paket APD juga akan disalurkan ke tiga daerah, yaitu Padangsidimpuan, Asahan dan Madina," jelasnya.
Perwakilan Rumah Sakit Martha Friska, Harmoko mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang telah memberikan bantuan APD. "APD ini sangat membantu tim medis dalam menjalankan tugasnya," ucapnya. (art/drb)
SHARE:
Editor
:
Sumber
: Pers Rilis
Tags
Berita Terkait
Bursa Ketua Partai Golkar Sumut Memanas, Setelah Hendry Sitorus, Muncul Nama Dedek Ray dan Andar Amin Harahap
Bertemu Doli Kurnia, Dedek Ray Minta Restu Maju Jadi Ketua DPD Golkar Sumut
Niat Maju Batal, Saifullah Nasution Dapat Arahan DPP Dukung Hendri Yanto Sitorus Pimpin Golkar Sumut
Praktisi Olahraga Beladiri Optimis DPD Partai Golkar Sumut Dipimpin Bupati Labura Hendryanto Sitorus
Paman Gubernur Sumut Siap Jadi Ketua Partai Golkar, Ini Tanggapan dari Kader
Temukan 2 Alat Bukti, Kejati Sumut Tahan dr. Aris dan Ferdinand Kasus Korupsi Covid-19
Komentar