Jika Gubsu Diam, Acil Lubis Akan Seret TS ke KPK

Artam - Rabu, 18 September 2019 23:41 WIB
Jika Gubsu Diam, Acil Lubis Akan Seret TS ke KPK
drberita/istimewa
Dirut DPAM Tirtanadi Trisno Sumantri dan Acil Lubis.
DRberita | Gubernur Sumut Edy Rahmayadi harus segera mengambil sikap. Jangan sampai DPAM Tirtanadi kondisinya semakin sekarat. Oleh karena ulah Trisno Sumantri (TS) yang serakah dan sesat.

Aktivis 98 Acil Lubis memastikan dirinya akan menemui Gubernur Edy Rahmayadi. Dia meminta agar Edy mencopot Direktur Utama PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri. Jika tidak ia akan menyeret Trisno Sumantri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"PDAM Tirtanadi harus diselamatkan. Jika dibiarkan resikonya akan semakin fatal terkhusus pada perusahaan. Dalam waktu dekat kita akan menemui Pak Edy, kita akan beberkan kondisi yang sebenarnya terjadi," ujar Acil Lubis di Merdeka Walk, Medan, Rabu 18 September 2019.

Acil mengatakan akan membeberkan semua apa saja yang terjadi di PDAM Tirtanadi. Bagaimana Trisno Sumantri memonopoli proyek dan para direksi hingga kepala divisi.

"Pasti kita jumpai. Kita minta pak Edy segera mencopotnya. Jika pak Edy diam, kita akan menyeretnya (TS) ke KPK," cetus pengurus HIMA Lubis Sumut ini.

Acil membeberkan, proyek pengadaan langsung (PL) di bawah Rp 400 juta di tirtanadi semuanya dikendalikan oleh TS bersama dengan AB. AB adalah kepecayaan dari seseorang yang mendukung TS menjadi Direktur Utama PDAM Tirtanadi.

Selain itu, rencana besar TS dan AB memanfaatkan Fauza Nasution sedang mereka lakukan. Proyek puluhan hingga ratusan miliar semua prosesnya masih dalam perencanaan yang mau mereka makan. TS yang mengendalikan semua proyek-proyek PL di PDAM Tirtanadi.

Dari tiga direksi lainnya yaitu Direktur Air Bersih Joni Mulyadi, Direktur Air Limbah Fauzan Nasution, Direktur Administrasi dan Keuangan Feby Milanie, plus kepala divisi, tidak bisa berbuat apa-apa. Proyek-proyek itu semuanya diatur dan dikendalikan oleh TS dan AB.

"Kita juga tahu, hanya Direktur Air Limbah Fauzan Nasution yang diberdayakan TS. Itupun karena rekomendasi AB. Fauza dan AB kita juga tahu masih ada hubungan famili. Yang lainnya, Direktur Air Bersih Joni Mulyadi cukup terima bersih. Apalagi Feby Milanie, hanya bisa duduk manis. Semua berkas administrasi prosenya melalui Fauzan. Nasib kepala divisi yang lebih kasihan, melawan? siap-siap terbang," seru Acil.

Peraturan Direksi (Perdir) PDAM Tirtanadi Nomor: 7/Dir/SDM/2019 inilah yang menjadi senjata TS. Pegawai PDAM Tirtanadi semuanya tak berkutik. Jangankan melawan, mau menjilat pun susah. Karena TS orangnya tidak pedulian, dia hanya peduli dengan keuntungan.

Tidak hanya itu, TS juga menggap semua pegawai PDAM Tirtanadi membutuhkannya. Perdir yang ditandatanganinya menjadi senjata baginya untuk berkuasa. Tak ada koordinasi dalam birokrasi di jajaran direksi hingga divisi, semuanya TS yang punya kendali.

"Kita akan bawa massa besar untuk meminta pak Edy mencopot Trisno Sumantri. Kita akan ke kantor pak Edy. Kita akan buktikan, kita yang akan turun langsung meminpin aksi. Ini demi BUMD PDAM Tirtanadi. Ada rencana jahat yang kita dapat akan terjadi BUMD ini, nilainya puluhan sampai ratusan miliar melalui kesepakatan dengan rekanan. Yang paling dekat proyeknya Rp 80 miliar yang akan dimainkan," tegas Acil. (art/drb)

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru