Edy: Afifi Lubis Jangan Terpengaruh Mulut Manis Jajaran Direksi PDAM Tirtanadi

- Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
Edy: Afifi Lubis Jangan Terpengaruh Mulut Manis Jajaran Direksi PDAM Tirtanadi
Foto: Istimewa
Afifi Lubis
drberita.id | Purna bhakti R. Sabrina sebagai Sekda Provsu plus Ketua Dewan Pengawas harus menjadi momentum pembersihan di lingkungan PDAM Tirtanadi.


Terhitung per 1 Juni 2021, Sekda Provsu R Sabrina telah menyelesaikan masa kerjanya di lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumatra Utara dan secara otomatis tugas sebagai Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi pun juga ikut berakhir.

BACA JUGAPutusan MK, YCL: DKPP Harus Segera Surati KPUD dan Bawaslu

Pada tanggal 3 Juni 2021, Gubernur Edy Rahmayadi menunjuk Sekwan DPRD Sumut sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekda Provsu hingga terpilihnya figur baru melalu proses lelang.

Maka secara otomatis juga, Plt Sekda akan menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi secara ex officio menggantikan R Sabrina yang selama ini sangat melekat sebagai "pelindung" jajaran direksi Tirtanadi dalam hal menutupi kebobrokan sistem, terutama sistem administrasi dan keuangan di bawah kepemimpinan Feby Milanie.


Ketua DPP LSM Sidik Perkara Sumut Agus Edy Syahputra Harahap mengatakan salah satu sumber di Kantor Pusat PDAM Tirtanadi menyampaikan bahwa jajaran direksi tengah bermanuver sembari menyusun strategi melakukan pendekatan kepada Afifi Lubis untuk melanjutkan tongkat estafet melindungi "dosa dosa" jajaran direksi salah satunya BOT dengan Tirta Lyonnaise Medan yang disinyalir melakukan pembelian air curah diduga fiktif sebanyak 400 liter per detik.

BACA JUGABank Sumut Dukung Kejatisu Proses Hukum Kredit Fiktif Rp 31,6 Miliar

"Kita menghimbau agar Afifi Lubis jangan terpengaruh mulut manis jajaran direksi PDAM Tirtanadi apalagi menerima upaya-upaya gratifikasi agar bisa menutupi keburukan mereka di mata Gubernur Edy Rahmayadi," ujar Edy Syahputra dalam siaran pers diterima DRberita, Jumat 4 Juni 2021.

Menurut Edy Syahputra, praktek dugaan suap dan gratifikasi di PDAM Tirtanadi ini memang kerap dilakukan oleh jajaran direksi dengan berkedok kerjasama antar instansi atau honorarium resmi.


"Dengan pensiunnya Sabrina, maka salah satu pelindung Kabir Bedi, Joni Mulyadi dan Feby Milanie sudah tidak punya power lagi. Jangan biarkan mereka melakukan manuver dan lobby lobby kepada Ketua Dewan Pengawas baru agar mengamankan kasus. Pak Afifi Lubis harus waspada mengingat bapak merupakan sosok yang penuh integritas di lingkungan Pemprovsu." ujar aktivis pemerhati kebijakan publik ini.

SHARE:
Editor
: Artam
Sumber
: Pers Rilis
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru