Prabowo Makan Buah Simalakama, Jokowi Tawarkan Gibran Rakabuming

Elit Gerindra Pecah
Redaksi - Senin, 15 Mei 2023 15:28 WIB
Prabowo Makan Buah Simalakama, Jokowi Tawarkan Gibran Rakabuming
Poto: Istimewa
Prabowo dan Jokowi
drberita.id -Koordinator Forum Aktifis 98 Sumatera Utara, M. Ikhyar Velayati menilai Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang dibangun Partai Gerindra dengan PKB terancam pecah dan bubar.

Pasalnya, kata Ikhyar, berdasar informasi yang ia terima dari sejumlah elit di koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, Presiden Jokowi menawarkan Walikota Solo Gibran Rakabuming untuk menjadi Cawapres Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

"Prabowo Subianto dalam posisi seperti makan buah simalakama, di makan mati ibu, tak dimakan mati ayah, kenapa? Sebab dari informasi yang saya peroleh dari elit di KKIR, Presiden Jokowi menginginkan anaknya Gibran Rakabuming menjadi cawapres Prabowo," ujar Ikhyar Velayati dalam kerangan tertulis, Senin 15 Mei 2023.

Menurut Ikhyar, jika tawaran Jokowi itu diterima Prabowo, koalisi dipastikan bisa bubar, karena PKB tidak akan sepakat. Sebab PKB menginginkan Muhaimin Iskandar sebagai cawapres Prabowo.

Tetapi, jika tawaran dan permintaan Jokowi itu ditolak Prabowo, kekhawatirannya Jokowi mencabut dukungan dalam Pilpres 2024, dan Prabowo bisa diberhentikan jadi Menhan.

"Informasi saya peroleh, isu ini juga membuat elit Partai Gerindra jadi terpecah. Sebahagian pengurus teras Gerindra menolak paket Prabowo-Gibran karena lebih sreg dengan Cak Imin. Cak Imin di anggap lebih punya pengalaman serta punya basis riel di kalangan Nahdiyyin, khususnya Jawa Timur. PKB juga dianggap teman yang setia dan konsisten dalam berkoalisi," jelas Ikhyar

Ikhyar menambahkan, sebahagian lagi pengurus DPP Partai Gerindra khususnya kalangan muda menilai opsi Prabowo-Gibran rasional. Alasannya pendukung Jokowi akan memilih capres tergantung kemana arah dukungan RI 1 tersebut.

"Selain itu, Gibran dianggap sebagai refresentatif calon pemimpin generasi milineal dan bisa menjadi magnet pemilih pemula untuk menambah suara paket Prabowo-Gibran dalam pilpres nantinya," tutur Ikhyar menguraikan polarisasi politik yang terjadi di internal Partai Gerindra.

Ikhyar memprediksi Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) akan bubar jika paket tersebut dipaksakan.

"Kita tunggu saja kelanjutannya. Tapi menurut saya jika paket Prabowo-Gibran yang diendorse Jokowi ini dipaksakan, saya memprediksi Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya akan bubar, dan dipastikan PKB akan mencari opsi koalisi lain," ucapnya.

"Mungkin, PKB akan mencoba merajut koalisi dengan Partai Golkar. Karena Golkar satu-satunya partai yang sedang jomblo dan galau saat ini," canda Ikhya menutup.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru