PWI Sumut: Dunia Wartawan Penuh Dengan Risiko
Redaksi - Jumat, 10 Oktober 2025 00:19 WIB
Poto: Istimewa
Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik.
drberita.id -Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik mengingatkan wartawan agar berhati-hati dalam bertugas. Sebab, dunia wartawan penuh dengan risiko.
Peringatan itu disampaikan Farianda Sinik dalam acara Gathering dan Workshop Jurnalisme Perbankan Bersama Media yang diadakan Bank Sumut di Parapat, Kabupaten Simalungun, Kamis 9 Oktober 2025.
Saat ini, kata Farianda, masyarakat sudah lebih pintar karena dapat melapor langsung jika merasa keberatan dengan pemberitaan.
"Kalau dulu, agak sulit melaporkan sebuah pemberitaan ke Dewan Pers, kalau sekarang lebih gampang melalui aplikasi. Jadi, hati-hati," pesannya.
Farianda mengaku, banyak menerima panggilan dari aparat penegak hukum terkait laporan masyarakat atas sebuah pemberitaan.
"Sebenarnya tidak masalah kalau kita mengutip dari sebuah portal berita, sepanjang kita tidak buat masalah, mencantumkan sumber beritanya," katanya.
Semua itu tidak ada masalah bagi wartawan sepanjang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). "Jadi, seburuk apapun hasil karya jurnalistik, wajib konfirmasi. Konfirmasi itu merupakan bagian dari hak jawab," ucapnya.
Farianda Sinik pun mengapresiasi Bank Sumut yang membuat gathering dan workshop bersama wartawan. Selain memperkuat kemitraan yang telah terjalin selama ini, kegiatan juga menambah ilmu dalam meningkatkan kapasitas bagi wartawan.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
12 Nama Calon Direksi Bank Sumut Lulus Seleksi Administrasi, Berikut Daftarnya
BBM Solar Subsidi Wak Uteh Jadi Sorotan di Polda Sumut, Lokasi Pernah Digerebek Tetap Terus Beroperasi
Hari Jadi ke-193 Tahun: Pemerintah Kabupaten Simalungun Dapat Rp.22,8 Miliar dari Bank Sumut
FOZ Sumut Himpun Rp 9,8 Miliar Zakat di Ramadhan 1447 H, Salurkan ke 66.974 Penerima Manfaat
Polda Sumut Geledah Kantor Dinas Kominfo Tebingtinggi, Kadis Ghazali Rahman Sempat Bantah OTT Hoax
Kejati Sumut: Status BW alias Baron Tunggu Hasil Persidangan Korupsi Smartbord Langkat
Komentar