Relawan Bobby Nasution Panik Lihat Bupati Batubara Dukung Pemekaran Sumatera Pantai Timur

Redaksi - Jumat, 17 April 2026 12:00 WIB
Relawan Bobby Nasution Panik Lihat Bupati Batubara Dukung Pemekaran Sumatera Pantai Timur
Poto: Istimewa
Bupati Batubara Baharuddin Siagian.
drberita.id -Ketua Bobylovers Sumut, Andy Syahputra panik dan mengecam keras langkah Bupati Batubara Baharuddin Siagian yang menjadi Ketua Dewan Pembina Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur (KPP Sumatera Pantai Timur), karena bertentangan dengan arah kepemimpinan Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Andy menilai wacana pemekaran itu tidak menunjukan dukungan terhadap visi "Kolaborasi Sumut Berkah" yang diusung Gubernur Sumut Bobby Nasution, dan perlu menjadi perhatian serius DPRD Sumut untuk menyikapi dan mengingatkan Baharuddin Siagian.

"Langkah mendorong pembentukan provinsi baru tidak sejalan dengan semangat kolaborasi pembangunan yang saat ini tengah diserukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution," ucap Andy di Medan pada Kamis 16 April 2026.

Sebagai kepala daerah di bawah pemerintahan provinsi, lanjut Andy, Baharuddin Siagian seharusnya menjaga etika dan loyalitas dalam tata kelola pemerintahan yang berpotensi menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat.

Agenda yang berlangsung pada Senin 13 April 2026, di Aula Kantor Bupati Batubara dilakukan secara terbuka dan membahas pembentukan provinsi baru bernama Sumatera Pantai Timur.

"Langkah tersebut berpotensi memicu polemik bahkan perpecahan di wilayah Sumatera Utara, di tengah kepemimpinan Bobby Nasution yang masih berjalan," kata Andy.

Andy juga menyinggung kehadiran politisi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung dalam agenda tersebut. Ia pun menilai posisi Baharuddin Siagian sebagai Ketua Dewan Pembina KPP Sumatera Pantai Timur berpotensi kontraproduktif dengan jabatan sebagai kepala daerah.

"Kami merasa ada udang dibalik batu dalam inisiasi wacana ini, apa ada kepentingan antara Baharuddin Siagian dan Ahmad Doli Kurnia Tanjung yang ingin menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur di sana. Bagi kami justru hal ini menciptakan kondisi daerah yang tidak kondusif sehingga mengganggu fokus program nasional di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto," ujarnya.

Andy meminta Bobby Nasution untuk mengambil sikap tegas, termasuk memberikan teguran terhadap Baharuddin Siagian atas kegiatan tersebut, dan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tetap menjaga kondusivitas serta mengedepankan persatuan dalam menyikapi isu isu strategis daerah.

"Kita himbau agar semua pihak tetap mengedepankan kesatuan dan persatuan. Tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumatera Utara khususnya," pungkas Ketua Bobylovers.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru