Imbas KLB Ilegal: Hari Ini Aksi Penyelamatan Demokrasi Indonesia Dilakukan di Medan

- Jumat, 12 Maret 2021 10:46 WIB
Imbas KLB Ilegal: Hari Ini Aksi Penyelamatan Demokrasi Indonesia Dilakukan di Medan
Foto: Istimewa
KSP Moeldoko
drberita.id | Aksi penyelamatan demokrasi Indonesia dilakukan di Kota Medan, Jumat 12 Maret 2021.

Aksi ini imbas dari Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat ilegal yang terjadi di Resort The Hill, Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara, sepekan lalu Jumat 5 Maret 2021.


Dari laporan yang diterima DRberita, Jumat 12 Maret 2021, aksi penyelamat demokrasi di Medan, untuk menyikapi dinamika politik di Indonesia, terkhusus adanya penyelenggaraan KLB Partai Demokrat 5 Maret 2021 di Sibolangit Deliserdang, yang secara vulgar, telanjang mempertontonkan politik culas, rekayasa menghalalkan segala cara, yang tak lebih dari sebuah "perampokan" partai.


Aksi KLB illegal yang melibatkan orang dalam Istana Kepresidenan 'KSP Moeldoko' dipandang telah mencederai sendi-sendi demokrasi yang jika dibiarkan bisa meruntuhkan tegaknya demokrasi di Indonesia.


Berangkat dari itu, maka kami sejumlah tokoh masyarakat lintas elemen organisasi, profesi, komunitas bahkan lintas partai politik memandang permasalahan di Partai Demokrat bukan lagi masalah bagi Partai Demokrat semata, tetapi sudah menjadi masalah bagi tegaknya Demokrasi Indonesia.

Maka dengan itu, sejumlah tokoh mendeklarasikan berdirinya wadah untuk menghimpun penolakan dari seluruh elemen masyarakat Indonesia atas politik culas pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat, yang diberi nama "Aliansi Rakyat Pengawal Demokrasi Indonesia".


Aliansi ini bersifat gerakan yang dipimpin presidium dengan misi menyatukan kekuatan rakyat untuk tujuan menggagalkan pengesahan kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB Sibolangit oleh Kemenkumham sekaligus pencopotan Moeldoko sebagai KSP.

Untuk mendukung gerakan ini, maka diluncurkan 'Petisi Tolak KLB-Pecat Moeldoko' melalui media Change.org bersamaan dengan konferensi pers yang diadakan di Amaliun Food Court, pukul 15.00 WIB sampai selesai.


Demikian pemberitahuan keberadaan Aliansi Rakyat Pengawal Demokrasi disampaikan kepada publik, dengan harapan gerakan ini menjadi gerakan bersama yang disambut seluruh rakyat Indonesia dimana pun berada demi tegaknya demokrasi.


Atas nama penggagas;

1. DR H Fuji, SHi (Ulama)
2. CP Nainggolan (Pimpinan organisasi buruh)
3. Efendy Naibaho (Senioren GAMKI/politisi)
4. Shohibul Anshor Siregar (Akademisi)
5. Oliv Sudjali (tokoh masyarakat)
6. Dr. Delyuzar (Akademisi)
7. Gandi Parapat (Direktur PHPMI)
8. Ahmady Meuraxa (Aktivis Ornop)
9. Suwandi Purba (Jurnalis)
10. Zultaufik Malik Nasution (Aktivis Karang Taruna)
11. Henrico Sihombing (Aktivis GAMKI/GMKI)
12. Surya Dalimunthe (Akademisi)
13. Johan Sitepu (Aktivis pemuda)
14. Iwan Sinulingga (Organisasi paranormal)
15. Sudirman (Forum LSM Aceh)
16. Aswan Niansyah (Pengusaha)
17. Hendianny (Karyawan swasta)
18. Qahfi Siregar (Aktivis alumni Cipayung).
19. Benyamin Winata (tokoh masyarakat).

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru