Pekan Depan Gerbrak Kembali Demo Bupati dan "Pangeran" Batubara di KPK dan Kejagung
Poto: Istimewa
Surat pemberitahuan aksi Gerbrak ke Polda Metro Jaya.
drberita.id | Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (Gerbrak) kembali melakukan aksi unjuk rasa dugaan korupsi dan OTT Bupati dan "Pangeran" Batubata di depen gedung KPK Merah Putih dan Kejagung RI.
Aksi tersebut direncanakan akan dilaksanaja pada pekan depan, Selasa 26 April 2022.
"Kita aksi kembali pekan depan untuk Bupati dan "Pangeran" Pemkab Batubara. Dugaan korupsi dan kabar OTT KPK bernilai Rp 6 miliar yang terjadi pada akhir 2021 lalu," ungkap Korlap Gerbrak Ismanto di Jakarta, Kamis 21 April 2022.
Ismanto mengatakan, aksi kedua Gerbrak ini dilakukan juga di Kejagung RI. Sebelumnya, aksi unjuk rasa hanya di depan gedung KPK Merah Putih.
BACA JUGA:
KNPI Sumut: Tutup PT. Musim Mas, PHG dan Wilmar Nabati
"Kenapa aksi kedua ini kita lakukan juga di Kantor Kejagung, karena kita minta KPK agar kerja ekstra cepat. Lebih cepat lebih baik, laporan dugaan korupsi dan OTT di Pemkab Batubara itu sudah masuk ke mereka," jelasnya.
Ismanto juga menjelaskan bahwa pemberitahun aksi unjuk rasa Gerbrak di KPK dan Kejagung RI sudah masuk ke Intelkam Polda Metro Jaya, dan juga tembusannya ke Intelkam Polda Sumut, dan Bupati Batubara.
"Ke Polres Batubara Cq Intelkam Polres Batubara juga sudah masuk surat pemberitahuan aksinya. Jumlah massa aksi masih seperti yang kemarin dengan alat peraganya," tandas Ismanto.
BACA JUGA:
PERMAK Sumut Demo Bank Mandiri Cabang Medan: Minta KPK Tangkap 16 Orang Terlapor
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Pernah Diperiksa KPK 11 Jam, Lokot Nasution Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA, Mikhel Siregar: Demokrat Harus Bersih dari Koruptor
LHKPN KPK: Harta Kekayaan Kepala Dinas PUTR Tanjungbalai Naik Rp 4 Miliar
4 Mantan Kaper Dukung Penggeledahan Ombudsman, Tapi Ingatkan Kejagung Punya Bukti Kuat
Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno Kembali Diperiksa KPK, Ini Alasannya
Kejagung Sita Puluhan Aset Perusahaan dan Tersangka Korupsi Ekspor CPO di Raiu dan Medan
KPK Serahkan Buku Pendidikan Antikorupsi kepada Prof Muryanto
Komentar