Rico Waas: Keuangan Pemko Medan Sehat, Tidak Ada Utang Jangka Panjang Bebani APBD

Redaksi - Rabu, 24 Juni 2026 01:29 WIB
Rico Waas: Keuangan Pemko Medan Sehat, Tidak Ada Utang Jangka Panjang Bebani APBD
Poto: Istimewa
Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap.
drberita.id -Wali Kota Medan Rico Waas menyatakan kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemko) Medan berada dalam keadaan sehat dan tidak memiliki utang jangka panjang yang membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pernyataan tersebut disampaikan Rico Waas saat menjawab pandangan fraksi dalam rapat paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (22/6/2026).

Didampingi Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Rico mengakui pelaksanaan APBD 2025 belum sepenuhnya memenuhi seluruh ekspektasi akibat keterbatasan sumber daya pembangunan.

Namun demikian, menurutnya indikator utama pembangunan, terutama sektor sosial dan ekonomi, tetap dapat dicapai sesuai target.

"Kami menyadari pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi seluruh pihak. Namun indikator utama pembangunan kota tetap berhasil diwujudkan sesuai target kinerja yang telah ditetapkan," ujar Rico.

Rico juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Medan mencatat Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA) Tahun 2025 sebesar Rp592 miliar.

Menurutnya, angka tersebut masih berada pada kategori wajar karena mencerminkan optimalnya realisasi pendapatan daerah sekaligus menjadi instrumen menjaga likuiditas kas daerah pada awal tahun anggaran berikutnya.

"SiLPA dikelola secara efisien untuk menjaga ketersediaan kas daerah pada semester pertama 2026 ketika realisasi pendapatan asli daerah masih terbatas," katanya.

Terkait penurunan belanja modal untuk sektor jalan, jaringan, dan irigasi, Rico menjelaskan tahun 2025 menjadi periode penyesuaian dan efisiensi anggaran. Meski demikian, pemerintah tetap memprioritaskan penanganan persoalan mendasar berdasarkan skala kebutuhan.

Dalam upaya penanganan banjir, Pemko Medan disebut telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp255 miliar melalui tiga program strategis.

Rico menyebut hingga akhir capaian kinerja tahun 2025, sebanyak 1.350 titik banjir telah ditangani secara permanen dari total 2.575 titik genangan yang tercatat dalam masterplan drainase kota.

"Sisa 1.225 titik akan diselesaikan secara bertahap," ujarnya.

Ia juga menjelaskan terdapat kendala kewenangan dalam normalisasi sungai karena menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II (BBWSS II), sehingga peran pemerintah daerah lebih banyak pada koordinasi dan dukungan pembebasan lahan.

Di sektor pendapatan, Rico menyampaikan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2025 mencapai Rp3 triliun atau sekitar 48,92 persen dari total pendapatan daerah sebesar Rp6,3 triliun.

Untuk meningkatkan kemandirian fiskal dan meminimalkan potensi kebocoran penerimaan, Pemko Medan akan memperkuat transformasi digital melalui perluasan sistem tapping box, digitalisasi pembayaran retribusi sampah, hingga pengembangan Sistem Informasi Geografis (GIS) dan Business Intelligence untuk pemetaan wajib pajak.

Rico juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran di sektor ketahanan pangan yang dilakukan setelah evaluasi internal menunjukkan sejumlah kebutuhan telah terakomodasi melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kebijakan ini diambil agar tidak terjadi tumpang tindih anggaran dan dana daerah dapat dialihkan untuk kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak," katanya.

Di bidang pelayanan publik, Pemko Medan memastikan program kesehatan Universal Health Coverage (UHC) tetap berjalan, termasuk pemanfaatan e-KTP Medan untuk layanan berobat pada fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS.

Sementara pada sektor infrastruktur perkotaan, Pemko Medan menargetkan penyelesaian 13 titik kawasan bebas kabel udara melalui program kabel tanam pada tahun 2026 yang terintegrasi dengan pengembangan Program Strategis Nasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru