Ulos Sepanjang 1000 Meter Akan Diarak Keliling Danau Toba Selama 3 Hari
Acara Dibuat Oleh Yayasan Pusuk Buhit
Redaksi - Selasa, 29 Agustus 2023 17:55 WIB
Poto: Istimewa
Ulos 1000 meter.
drberita.id -Ulos sepanjang 1.000 meter bermotif 5 Puak Batak akan diarak mengelilingi kawasan Danau Toba selama tiga hari, mulai 15, 16 dan 17 Oktober 2023. Start dari Jembatan Tano Ponggol, Pangururan, Samosir, dan finish di Open Stage Parapat, Simalungun.
Acara tersebut dibuat oleh Yayasan Pusuk Buhit dalam rangka menyambut Hari Ulos 17 Oktober 2023.
Ulos yang diarak mengelilingi kawasan Danau Toba, diproduk oleh Kyan Ulos di Siantar, bermotif Toba, Simalungun, Karo, Pakpak dan Angkola.
"Akan diarak dengan sepeda motor Yamaha," ujar Ketua Yayasan Pusuk Buhit Efendy Naibaho kepada wartawan di Sekretariat Yayasan, Lumban Butar II, Siogung-ogung, Pangururan, Samosir, Selasa 29 Agustus 2023.
Yayasan Pusuk Buhit terdaftar di Kemenkumham bernomor: AHU-8104.AH.01.04 tertanggal 1 Desember 2011, itu sudah melakukan berbagai kegiatan terkait ulos Direktorat Sejarah Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Ulos sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional pada 17 Oktober 2014.
Atas prakarsa berbagai pihak di antaranya Manguji Nababan, pimpinan Pusat Dokumentasi Batak Universitas HKBP Nommensen, pemerintah pun menetapkan 17 Oktober 2014 sebagai Hari Ulos dan diperingati setiap tahun secara nasional dan internasional.
Yayasan Pusuk Buhit sendiri sudah memohon kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar menetapkan Hari Ulos 17 Oktober melalui surat tertanggal 19 Oktober 2015. Permohonan penetapan karena ulos sudah menjadi bagian yang melekat dan tidak terpisahkan dari hidup dan kehidupan orang Batak, yang digunakan dalam berbagai kegiatan puak Batak dan Habatahon.
Efendy Naibaho menambahkan, dalam surat ke presiden juga dipaparkan sejarah dan keberadaan ulos termasuk definisi, jenis, corak, dan ragam yang banyak sekali dan masing masing mempunyai ciri khas dan keunikan tersendiri yang mendalam, serta sarat makna dalam suka dan duka bagi puak Batak.
Rencana seminar Hari Ulos pun dirancang menindaklanjuti Surat Plt Direktur Sejarah Direktorat Sejarah Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Nono Adya Supriatno, No 5418/ES/LL/2015 tertanggal 5 November 2015 perihal Permohonan Hari Ulos 17 Oktober.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Tiga Tugas Penting Toba Caldera adalah Konservasi, Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Semburan Lumpur Rianiate, Akibat Tekanan Formasi
Gubernur Bobby Nasution Siapkan Waktu Belajar soal Toba Caldera UNESCO Global Geopark
Harus Dikelola Berdasarkan Undang Undang Otorita, Eforus HKBP: Danau Toba Sedang Mengerang Kesakitan
Pj. Bupati Tawarkan PT. ASDP Tingkatkan Pelayanan Kapal Ferry di Danau Toba
Acara Simpeda di Perapat Danau Toba Tidak Berdampak ke Masyarakat
Komentar
Berita Terbaru
Pendiri KBPP Polri Tolak Calon Tunggal dan Minta Kapolri Tunda Munas Sampai Juni
FOZ Sumut Himpun Rp 9,8 Miliar Zakat di Ramadhan 1447 H, Salurkan ke 66.974 Penerima Manfaat
8 Potensi Korupsi MBG Versi KPK
Kejari Tebingtinggi Tetapkan Hasbie Ashsiddiqi Jadi Tersangka Korupsi Lingkungan Hidup
Polda Sumut Geledah Kantor Dinas Kominfo Tebingtinggi, Kadis Ghazali Rahman Sempat Bantah OTT Hoax
Koperasi Desa Bukan Sekadar Simpan Pinjam, Tapi Pusat Ekonomi Warga Lengkap dan Modern
Relawan Bobby Nasution Panik Lihat Bupati Batubara Dukung Pemekaran Sumatera Pantai Timur