Polisi Tembak Mati Anggota Jaringan Narkoba Aceh Malaysia

Artam - Selasa, 04 Februari 2020 23:14 WIB
Polisi Tembak Mati Anggota Jaringan Narkoba Aceh Malaysia
drberita/istimewa
kapolrestabes Medan Kombes Jhonny Eddizon Isir memaparkan tangkapan tersangka dan barang bukti jaringan narkoba Aceh-Malaysia.
DRberita | Polisi tembak mati seorang dari sembilang anggota jaringan narkoba Aceh-Malaysia di kawasan Simalingkar, Kebun Binatang, Medan, Sumatera Utara, Sabtu 1 Februari 2020 malam. Sebanyak 10,1 kg sabu dan 5.500 butir ekstasi disita sebagai barang bukti.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir didampingi Kasat Narkoba AKBP Sugeng Riady menjelaskan penangkapan sembilang anggota jaringan narkoba tersebut hasil dari Operasi Antik Toba dengan sasaran narkoba yang digelar selama sepekan mulai 27 Januari hingga 2 Februari 2020.

"Total (pengungkapan) ada empat jaringan dengan jumlah tersangka 9 orang," kata Kombes Pol Jhonny saat menggelar konferensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Senin 3 Februari 2020.

Dari 9 orang tersangka yang diamankan, salasatu tersangka berinisial MY merupakan bandar mati ditembak karena melawan petugas saat ditangkap. "Tersangka berusaha melarikan diri saat melakukan pengembangan, maka kita lakukan tindakan tegas terukur di daerah Simalingkar," ucapnya.

Sementara narkotika yang diamankan akan diedarkan para tersangka di wilayah hukum Kota Medan. "Ini lagi kita dalami sebenarnya, ada yang masuk dari arah Riau, ada yang dari Aceh, dan ada juga yang dari Tanjung Balai," kata Jhonny.

Berdasarkan data prefrensi barang bukti yang disita dari Malaysia. Totalnya 10,1 kg sabu dan 5.500 butir ekstasi disita sebagai barang bukti.

Jhonny mengimbau kepada semua stakeholder untuk terus memerangi peredaran narkoba khususnya di Kota Medan. "Komitmen kami tetap tidak pernah berhenti memerangi tindak pidana narkotika," kata Jhonny.

Penangkapan anggota jaringan narkoba Aceh-Malaysia ini merupakan hasil pengembangan dari pengedar sabu sebelumnya di salasatu hotel di Kota Binjai, Sumut. Dan mayat tersangka MY kini berada di RS Bhayangkara, Medan.

"Pelaku yang ditembak juga penyuplai sabu di Kota Medan. Jaringan mereka cukup rapi bermain untuk menjual barang haram itu sampai di Kota Medan," kata AKBP Sugeng.

Sugeng mengatakan tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas demi melindungi masyarakat dari jerat narkoba. "Kami tak akan segan menembak mati gembong narkoba," tegas Sugeng. (art/drc)

SHARE:
Editor
:
Sumber
: Pers Rilis
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru