Bawa Sabu 1 Kg, Polisi Tembak Mati Warga Medan Johor di Fly Over Amplas

- Rabu, 03 Juni 2020 20:24 WIB
Bawa Sabu 1 Kg, Polisi Tembak Mati Warga Medan Johor di Fly Over Amplas
Istimewa
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko.

drberita.id | Polisi tembak mati seorang warga Komplek Royal Monaco, Blok F, Kecamatan Medan Johor, di halte dekat fly over Jalan SM Raja, KM 8,5, Kelurahan Timbang Deli, Medan Amplas, Kota Medan, Sumut, yang membawa sabu seberat 1 kg. Sabu rencana mau dibawa MJ (22) ke Jambi.

MJ ditembak mati persis di dada sebelah kiri oleh polisi dari Polsek Patumbak, Selasa 2 Juni 2020.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan keberhasilan personel Unit Reskrim Polsek Patumbak menembak mati MJ berawal dari hasil pengembangan jaringan Narkoba Internasional DS (40) warga Kota Tanjungbalai, yang juga ditembak mati di Jalan Sungai Apung, Kecamatan Bagan Asahan, Kota Tanjungbalai, Sumut, Minggu 31 Mei 2020, dengan barang bukti sabu 30 kg.

Baca Juga: Tuntut Penyelesain Agraria, Ratusan Massa SPSB Datangi Kantor Bupati, BPN, DPRD Deliserdang

"Untuk meloloskan barang haram itu, para jaringan narkoba internasional ini melakukannya melaui jalur laut dan darat," kata Kombes Riko didampingi Kapolsek Patumbak, Kompol Arvin Fachreza dan Kanit Reskrim, Iptu Gindo Manurung di Mapolrestabes Medan, Rabu 3 Juni 2020.

Riko kemudian menyeritakan awal MJ ditembak Mati. Personel Unit Reskrim Polsek Patumbak mendapatkan informasi ada seseorang akan berangkat membawa sabu dengan tujuan Provinsi Jambi dengan menumpangi bus, Selasa 2 Juni 2020.

Personel Unit Reskrim Polsek Patumbak, sambung Riko, melakukan penyelidikan hingga akhirnya sekira pukul 20.20 WIB, melihat tersangka JM berada di halte dekat fly over Jalan SM Raja.

Baca Juga: Puluhan Warga Gajah Sakti Datangi Kantor Desa, Tuntut Keadilan Bantuan Dampak Covid-19

Saat itu juga MJ langsung ditangkap personil Polsek Patumbak. Namun pada saat hendak digeledah tersangka MJ malah menyerang petugas dengan sebilah pisau yang diselipkan di pinggangnya. Petugas yang sigap langsung menembak tersangka yang mangenai dada kirinya.

"Di dalam tas ransel tersangka ditemukan 1 bungkus Snack Qtela yang di dalamnya berisikan 1 bungkus plastik berisikan sabu dengan berat 1,021 kg," kata Riko.

Tersangka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan medis atas luka tembaknya. Namun nyawa tersangka tidak dapat tertolong. Jasad tersangka kini berada di kamar mayat menunggu pihak keluarganya datang. (art/drb)


SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru