2 Mahasiswa Korban Represif Anggota Polrestabes Medan Lapor ke Propam Polda Sumut

Redaksi - Rabu, 11 Februari 2026 08:57 WIB
2 Mahasiswa Korban Represif Anggota Polrestabes Medan Lapor ke Propam Polda Sumut
Poto: Istimewa
Mahasiswa HIMMAH melapor ke Propam Polda Sumut.
drberita.id -Tidak terima atas perlakuan kasar hingga luka, dua mahasiswa korban tindakan represif anggota Polrestabes Medan melapor ke Propam Polda Sumut, Selasa 10 Februari 2026.

Kedua korban mahasiswa melapor ke Propam Polda Sumut didampingi pengacara dari Kantor Hukum HIMMAH Legal Movement.

Kedua korban, Dian Syahputra Lubis dan Akhyar Nasution, didampingi Managing Partner Himmah Legal Movement (HLM) Law Firm, Fadlan Zainuddin Siregar SH MH CMLC.

Tindakan anarkis anggota Polrestabes Medan menyebabkan luka robek dan lebam di wajah kedua mahasiswa HIMMAH.

"Ini tidak bisa dibiarkan. Kekerasan dan penganiayaan ini jelas melanggar kode etik profesi kepolisian," tegas Fadlan, setelah melapor ke Propam Polda Sumut.
Fadlan juga menyentil slogan 'Polri Untuk Masyarakat' yang sering didengungkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, bertolak belakang dengan fungsi polisi sebagai pelindung dan pengayom.
"Peristiwa yang menimpa adik adik mahasiswa ini sangat mencederai instruksi Kapolri. Polisi seharusnya menjadi sahabat masyarakat, bukan justru menjadi sumber luka dan penderitaan," ujarnya.

HLM Law Firm pun mendesak Propam Polda Sumut memeriksa tidak hanya personel di lapangan, tetapi juga jajaran Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Medan.
"Kami meminta pemeriksaan terhadap Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kabag Ops, hingga Perwira Pengendali Lapangan (Padal). Mereka ada di lokasi saat peristiwa Kekerasan dan penganiayaan itu terjadi. Mereka harus bertanggung jawab," tuntutnya.

Fadlan juga berkomitmen mengawal kasus ini hingga ke Div Propam Mabes Polri jika tidak ada tindakan tegas dari Propam Polda Sumut.

Insiden berdarah ini terjadi pada Senin, 9 Februari 2026, saat massa Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) menggelar aksi menuntut pencopotan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Zean Calvijn Simanjuntak.
Aksi yang semula damai berubah mencekam dan berakhir chaos setelah satu jam berorasi. Akibatnya, dua mahasiswa mengalami luka robek serius di bagian pelipis mata serta memar di tubuh.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru