Gegara Parkir Berlangganan, PDIP Laporkan Kadis Perhubungan Kota Medan ke Polisi

Klaim Ketua DPRD Medan Dukung
Redaksi - Sabtu, 27 Juli 2024 18:31 WIB
Gegara Parkir Berlangganan, PDIP Laporkan Kadis Perhubungan Kota Medan ke Polisi
Poto: Istimewa
PDIP dan Kadis Perhubungan Medan Iswar Lubis.
drberita.id -Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis akan dilaporkan ke polisi. Laporan itu terkait Ketua DPRD Medan Hasyim SE yang diklaim mendukung program parkir berlangganan Pemko Medan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis dinilai tidak memiliki niat baik untuk menghadirkan 'anak buahnya' bernama Sulkani Lubis yang menyebut program parkir berlangganan sudah disetujui dan diketuk palu Ketua DPRD Medan.

Hasyim SE adalah Ketua DPC PDIP Medan, secara jelas telah terpojokan oleh Dinas Perhubungan Medan dengan pernyataan Sulkani Lubis tersebut.

Atas dasar itulah para Ketua PAC PDIP di Medan melaporkan Kadis Perhubungan Iswar Lubis ke Polrestabes Medan.

"Ya pekan depan. Sebagai Kepala Dinas Perhubungan Medan Iswar Lubis tak punya niatan baik untuk menghadirkan anak buahnya dan meminta maaf secara langsung kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Medan Hasyim di depan seluruh PAC, di markas kami di Jalan Sekip Baru," ujar Ketua PAC Medan Amplas, Benni Kawar Sembiring (BKS), Jumat 26 Juli 2024.

Menurut BKS, pernyataan anak buahnya Iswar Lubis yang membawa-bawa nama Hasyim SE selaku Ketua DPRD dan Ketua DPC PDIP Medan telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

"Selain membuat kami (kader) marah, pernyataan anak buah Iswar Lubis itu juga telah menjatuhkan nama baik Ketua DPC PDIP Medan. Yang paling parah adalah pernyataan itu juga telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat karena berita bohong (hoax) yang dilontarkan anak buah Iswar Lubis," tegas BKS diamini para Ketua PAC PDIP lainnya.

Ulah anak buah Iswar Lubis telah melukai hati para kader PDI Perjuangan di Medan. Karena pernyataan tersebut telah melecehkan nama besar PDIP dan membuat masyarakat Medan berfikir negatif ke partai yang selama ini tegak lurus dengan wong cilik.

"Jadi, ulah anak buah Iswar Lubis harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya dengan sekedar minta maaf melalui video. Kalau berani datang langsung ke Kantor DPC PDI Perjuangan. Kalau tidak ada itikad baik juga kita akan laporkan ke polisi," tandasnya.

Dalam video yang beredar di media sosial, oknum Dinas Perhubungan Kota Medan Sulkani Lubis memaksa pemilik kendaraan dari luar kota membayar parkir berlangganan jika ingin parkir.

Dalam video tersebut juga terlihat oknum Dinas Perhubungan Kota Medan mengatakan jika tidak mau membayar parkir berlangganan, tidak diperbolehkan parkir, serta menyebut aturan tersebut sudah diketuk palu oleh Ketua DPRD Medan, Hasyim.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru