HIMMAH Dukung KPK Bongkar Oknum Terlibat Suap Walikota Medan
Artam - Senin, 02 Desember 2019 12:32 WIB
drberita/istimewa
Ketua Umum PP HIMMAH Aminullah Siagian.
DRberita | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH) untuk membokar semua oknum yang terlibat kasus suap Walikota Medan Dzulmi Eldin.
"KPK kini dihadapkan dengan tantang, yaitu membongkar oknum-oknum yang terlibat kasus suap Walikota Medan Dzulmi Eldin. Kasus suap ini banyak melibatkan pihak," kata Ketua Umum PP HIMMAH Aminullah Siagian dalam keterangan persnya diterima wartawan, Senin 2 Desember 2019.
Kasus suap Walikota Medan ini melibatkan oknum-oknum yang memiliki akses politik kepara petinggi pemerintah, bahkan sampai ke wakil rakyat diduga juga terlibat.
"KPK harus tahu itu. Wakil rakyat diduga juga terlibat kasus suap Walikota Medan. Mereka menjadi pelaku dan benalu-benalu kasus suap tersebut," kata Aminullah.
Amin menuturkan, jika dicermati kasus tersebut kuat dugaan keterlibatan oknum yang sudah dicekal KPK, dan sangat pantas ditetapkan sebagai tersangka, untuk menyusul Walikota Medan Dzulmi Eldin, Kadis PU Isa Ansyari dan Syamsul Fitri Siregar.
"Kita tunggu action KPK menetapkan tersangka baru, dan kita menudukung KPK melakukan itu," kata Aminullah.
PP HIMMAH sampai saat ini kata Aminullah, menolak korupsi menjadi bagian dari identitas. Penuh dukungan HIMMAH diberikan kepada KPK agar fokus membongkar kasus suap Walikota Medan.
"KPK kini dihadapkan dengan tantang, yaitu membongkar oknum-oknum yang terlibat kasus suap Walikota Medan Dzulmi Eldin. Kasus suap ini banyak melibatkan pihak," kata Ketua Umum PP HIMMAH Aminullah Siagian dalam keterangan persnya diterima wartawan, Senin 2 Desember 2019.
Kasus suap Walikota Medan ini melibatkan oknum-oknum yang memiliki akses politik kepara petinggi pemerintah, bahkan sampai ke wakil rakyat diduga juga terlibat.
"KPK harus tahu itu. Wakil rakyat diduga juga terlibat kasus suap Walikota Medan. Mereka menjadi pelaku dan benalu-benalu kasus suap tersebut," kata Aminullah.
Amin menuturkan, jika dicermati kasus tersebut kuat dugaan keterlibatan oknum yang sudah dicekal KPK, dan sangat pantas ditetapkan sebagai tersangka, untuk menyusul Walikota Medan Dzulmi Eldin, Kadis PU Isa Ansyari dan Syamsul Fitri Siregar.
"Kita tunggu action KPK menetapkan tersangka baru, dan kita menudukung KPK melakukan itu," kata Aminullah.
PP HIMMAH sampai saat ini kata Aminullah, menolak korupsi menjadi bagian dari identitas. Penuh dukungan HIMMAH diberikan kepada KPK agar fokus membongkar kasus suap Walikota Medan.
"Pemberi dan penerima suap Walikota Medan Dzulmi Eldin harus terang statusnya dibuat KPK, jangan sampai kasus suap ini tidak jelas ujung akhirnya," kata Aminullah. (art/drc)
SHARE:
Editor
: Artam
Sumber
: Pers Rilis
Tags
Berita Terkait
HIMMAH Minta BPKAD Langkat Terbuka ke Publik Soal Pengelolaan Aset
HIMMAH Desak Copot Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dari Jabatan Kapolrestabes Medan
2 Mahasiswa HIMMAH Jadi Korban Represif di Unjuk Rasa Depan Polrestabes Medan
PP HIMMAH Laporkan Keluarga Aguan ke Kejagung Terkait Tambang di Raja Ampat
HIMMAH Demo Korupsi BTS Kominfo Depan Kejagung Tidak Ditanggapi
Ratusan Massa PP HIMMAH Demo Kejagung Minta Usut Korupsi BTS Kominfo Rp 1 Triliin
Komentar