Terungkap, 2 Kali Rektor UINSU Perintahkan 15 ASN Pinjam Uang ke Bank

- Minggu, 02 Februari 2020 09:27 WIB
Terungkap, 2 Kali Rektor UINSU Perintahkan 15 ASN Pinjam Uang ke Bank
istimewa
Rektor UINSU Prof Saidurrahman
DRberita | Sejak dilantik 2016, Rektor UINSU Prof Saidurrahman sudah dua kali memerintahkan 15 Aparatur Sipil Negeri (ASN) meminjam uang ke Bank Puda Artha Insani. Pinjaman itu dilakukan dengan cara menggadaikan SK Pegawai.

Pinjaman uang pertama dilakukan ke Bank Puda Artha Insani, lunas pada pertengahan 2017 dan pinjaman yang kedua baru lunas pada awal 2020.

"Pinjaman pertama lunas pertengahan 2017. Terus pada 2018, kami disuruh minjam lagi ke Bank Puda Artha Insani. Pinjaman yang 2018 itu lunas pada Rabu 8 Januari 2020," kata sumber, Sabtu 1 Februari 2010.

Anehnya, jumlah uang yang dipinjam tidak diketahui oleh masing-masing ASN. Padahal pinjaman itu dilakukan atas nama pribadi masing-masing ASN. Setelah cair, uang pun langsung masuk ke rekening Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).

"Untuk jumlahnya kami tak tahu. Yang tahu hanya pak rektor, WK (wakil rektor) 2 dan dirut bank nya," kata sumber tersebut.

"Duitnya ga ada ke kami, tau pun tidak kami entah kapan cairnya," sambungnya.

Sumber mengakui baru kali ini mereka punya rektor yang kelakuannya demikian. Suka meminjam uang ke bank dengan mengorbankan ASN. "Sudah lama, aslinya mungkin demikian dia orangnya," katanya.

"Ga sanggup kami, kami serahkan ke Allah saja, yang maha kuasa, yang maha mampu mengalahkan yang berkuasa dan serakah. Makasih supportnya ya bro," kata ASN.

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) Bank Puda Artha Insani Safaruddin Siregar tidak membantah adanya pinjaman 15 ASN UINSU untuk menutupi kas kosong pascapelantikan rektor Prof Saidurrahman.

"Itu sdh selesai/lunas," jawab Safaruddin melalui pesan whatapp, Rabu 29 Januari 2020.

Namun, saat ditanya berapa lama dan kapan lunasnya pinjaman 15 ASN yang diperintah Rektor UINSU Prof Saidurrahman, Safaruddin sampai saat ini tidak menjawab.

Nomor whatapp 085213345981 milik Safaruddin telah memblokir pesan yang masuk. Begitu juga nomor milik Rektor UINSU Prof Saidurrahman. (art/drc)

SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru