Silaturahim ke MUI Sumut, PB PASU Akan Launching KARBU
Poto: Istimewa
PB PASU dan MUI Sumut
drberita.id | Pengurus Besar Perkumpukan Advokat Sumatera Utara (PB PASU) bersilaturahim ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara, Jalan Sutomo, Medan, Senin 4 Juli 2022.
Kunjungan tersebut yang pertama dilakukan PB PASU ke MUI Sumut sejak deklarasi pada 29 Maret di Hotel Madani Medan.
Hadir dalam pertemua pembina PB PASU Roos Nelly SH MH, Ketua Umum Eka Putra Zakran SH MH, Sekjen Chairul Anwar Lubis SH, Bendahara Umum Sudirman Naibaho SH, Waketum Betty FW Meliala SH, Zulkifli Lubis SH, Tuseno SH, dan jajaran pengurus lainnya.
Ketum PB PASU Eka Putra Zakran, SH MH menjelaskan silaturahim dengan MUI Sumut bertujuan untuk membangun sinergisitas kemitraan antar lembaga serta meminta nasihat dan masukan dalam rangka memperkuat eksistensi PASU sebagai wadah berkumpulnya para advokat agar peran dan kiprahnya semakin baik di tengah masyarakat.
"Urusan advokat bukan sekedar urusan dunia saja. Urusan akhirat juga merupakan sesuatu yang penting bagi seorang advokat. Artinya antara kebutuhan diniawiyah dan ukrowiyah, kedua duanya penting. Pendeknya, kebutuhan manusia harus balancing (seimbang) antara dunia dan akhirat," kata Eka.
BACA JUGA:
Meilizar Latif dan Akhiruddin Dilantik PAW Anggota DPRD Sumut
Makanya, lanjut Eka, dalam bait doa selalu diucapkan robbana atina fiddunya hasanah, wafil akhiroti hasanah, wakina adzabannar. Yang artinya Allah, memberikan kebahagiaan hidup di dunia dan kebahagiaan hidup di akhirat.
"Jadi dalam waktu dekat ini, tepatnya tanggal 29 Juli 2022 kita akan menyelenggarakan kegiatan Tasyakuran dan Launching Kajian Rutin Bulanan (KARBU) atas suksesnya feklarasi dan rapat kerja PB PASU. Program KARBU ini kita harapkan nanti dapat menjadi program unggulan dengan menggelar kajian kajian keagamaan agar terpaut atau terpatri di dalam sanubari para anggota tentang pentingnya nilai-nilai spritual, keagamaan atau keislaman, supaya hati dan pikiran advokat juga tidak gersang atau kosong. Nah, inilah yang mendasari kita datang bersilaturahim ke MUI Sumut sekaligus meminta kesediaan Ketua MUI untuk membuka acara," kata Eka.
Ketua Umum MUI Sumut Prof. Maratua Simanjuntak didampingi Sekum Prof. Asmuni, dan Arso, SH M.Hum dalam sambutannya mengatakan ada dua peran MUI, yaitu shodiqul hikmah artinya partner pemerintah dan himayatul ummah artinya memelihara, mengawal umat dan membela umat Islam.
Arso, SH M.Hum Waketum Bidang Hukum Fatwa dan Aliran MUI Sumut, menyambut gembira atas kehadiran PASU ke MUI Sumut. Menurut Arso, kalau bicara advokasi tepat sekali PASU silaturahim ke MUI.
BACA JUGA:
Majukan Papua, KPK Gencar Lakukan Pencegahan Korupsi
"Sekarang mulai aneh-aneh, misalnya ada yang mewacanakan bubarkan ulama, maka Advokat harus paham terhadap narasi itu. Artinya PASU atau asoaiasi advokat harus tanggap dalam merespin itu," ujar mantan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan ini.
Roos Nelly, Pembina PASU memberikan tanggapan kenapa Fatwa MUI hanya bersifat mengatur tidak mengikat dan memaksa. Seharusnya fatwa MUI juga menjadi bersifat memaksa sejajar dengan Undang Undang bagi umat Islam di Indonesia.
Zukkifli Lubis, Waketum Bidang Kerjasama Dalam dan Luar Negeri PB PASU memberikan tanggapan terkait tren nikah beda agama. Masalah ini harus menjadi perhatian serius. Menurut Zulkifli dalam banyak hal PB PASU siap bekerjasama dengan MUI khususnya dalam bidang advokasi.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Soal Anggaran MUI Sumut, GPA Pertanyakan Keimanan Bobby Nasution
DUTI Serukan Umat Islam Jihad Bela Palestina: Dukung Prabowo Boikot Produk dan Perusahaan Israel
Umat Islam di Tarutung Sumut Soroti Progam MBG Pemerintah Demi Aspek Kehalalan
Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin Ingatkan Umat Islam Agar Waspadai Propaganda
Ustad Latif Khan Serukan Umat Islam Bersatu dan Bangkit Lawan Zionis Israel
MUI Sumut Laksanakan Munajat Akhir Tahun Untuk Indonesia Damai
Komentar