Terjadi di Asahan: Pak Presiden Tolong Perbaiki Jalan Kami Sudah Bertahun Rusak

- Jumat, 05 Juni 2020 23:27 WIB
Terjadi di Asahan: Pak Presiden Tolong Perbaiki Jalan Kami Sudah Bertahun Rusak
Jalaluddin Sitorus
Jalan Rusak di Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Jumat 5 Juni 2020.

drberita.id | Warga Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, kesal lantaran tak kunjung ada perbaikan badan jalan selama bertahun-tahun. Warga pun akhirnya menanm pohon pisang di jalan yang rusak parah dan berlumpur.

Di pohon pisang tersebut juga digantungkan pesan tertulis di kardus, bertuliskan 'Pak Presiden tolong perbaiki jalan kami, Desa Gunung Berkat, Kecamatan Bandar Pulau Kabupaten Asahan, Provinsi Sumut. Ini jalan kabupaten tidak diperbaiki sudah lama, rakyat sudah kesulitan."

Padahal sebelumnya, menurut seorang warga sudah pernah beberapa kali menyampaikan kondis jalan rusak pada saat Musrenbang Desa dan Kecamatan, namun sampai sekarang warga tidak ada juga tindak lanjutnya. Warga desa sudah kesal dan jenuh dengan Pemkab Asahan yang terkesan tidak perduli.

"Tahun lalu, sudah dilakukan peninjauan dan pengukuran oleh Dinas PUPR Asahan. Tetapi hingga tahun ini tidak ada realisasinya," ucap Alam Sitorus, warga Desa Gunung Berkat, Jumat 5 Juni 2020.


"Karena kesal, warga menanam pohon pisang di tengah badan jalan. Sebab mereka sulit untuk beraktivitas dengan kondisi jalan berbatu dan berlumpur ketika hujan," sambungnya.

Baca Juga: 1 dari 3 Pelaku Curanmor Babak Belur Ditangkap Marinir Depan Puskesmas Sei Lapan

Dia menyebutkan, jalan rusak tersebut membuat petani sawit merugi, sebab buah sawit yang dibawa untuk dijual tumpah setelah tergelincir melintasi jalan yang rusak dan berbatu. "Baru kemarin ada mobil pengangkut sawit patah as rodanya, terperosot keparit dan buah sawitnya tumpah ke jalan," ucapnya.

Alam mendesak, Pemkab Asahan, Anggota Komisi lll DPR - Rl Hinca Panjaitan, dan Pak Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera memperbaiki jalan sepanjang 5 kilometer yang menghubungkan Desa Gunung Berkat dengan desa lainnya di Kecamatan Bandar Pulau Asahan. "Kemarin kebetulan Pak Hinca Panjaitan datang berkunjung ke desa kami ini," kata Alam.

Gunung Berkat merupakan desa terpencil di penghujung Kabupaten Asahan, berbatasan langsung dengan Kabupaten Tobasa, yang juga sumber penghasilnya kelapa sawit, palawija, kakao, serta menjadi sumber mata air (PDAM) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: DPP Golkar Tugaskan Walikota Syahrial Sukseskan Pilkada Kota Tangjungbalai

"Sumber daya kami dimanfaatkan, tapi jalan tidak kunjung diperbaiki. Harusnya jadi perhatian pemerintah, karena dari mata pencarian warga sehari-hari adalah penghasil kelapa sawit, bahkan PKS sudah beroperasi dan sangat membantu masyarakat, tinggal infrastruktur jalan yang belum juga diperbaiki sudah bertahun-tahun, tidak kunjung ada respon dari siap dan mana pun," ujarnya.

Camat Bandar Pulau Irwansyah Siahaan berjanji akan menyampaikan persoalan jalan rusa di Desa Gunung Berkat ke Bupati Asahan. "Nanti akan kita usulkan perbaikan jalannya ke Pak Bupati," katanya. (art/drb)

SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru