2211 Wisudawan USU Selesaikan Pendidikan, Ada 9 Orang Bergelar Cumlaude
Armand - Rabu, 22 Mei 2024 18:18 WIB
Raden Armand
Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar acara wisuda periode III Tahun Akademik 2023/2024.
drberita.id -Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar acara wisuda periode III Tahun Akademik 2023/2024, Selasa (21/5/2024) dan Rabu (22/5/2024).
Acara ini berlangsung meriah dengan kehadiran 2.211 wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studi mereka mulai dari Februari hingga April 2024.
Acara ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube milik USU yang memungkinkan keluarga dan kerabat yang tidak bisa hadir secara langsung untuk menyaksikan momen bersejarah ini.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si. mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati atas pencapaian mereka.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
"Semoga ilmu yang telah diperoleh selama masa perkuliahan dapat menjadi bekal yang berarti untuk kehidupan saudara," ujar Rektor dengan penuh harap.
Pada kesempatan itu, USU juga memberikan penghargaan khusus kepada para lulusan yang berhasil meraih predikat Cumlaude. Mereka berasal dari berbagai fakultas dan program studi, menunjukkan kecemerlangan akademik yang membanggakan.
Berikut adalah beberapa nama wisudawan berprestasi :
1. Fakultas Teknik: Timothy Santama, dengan masa studi 3 tahun 3 bulan dan IPK 3.99.
2. Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Andira Shalsabilla, dengan masa studi 3 tahun 9 bulan dan IPK 3.94.
3. Fakultas Kedokteran Gigi: Felisha Clara Sentoso, dengan masa studi 3 tahun 3 bulan dan IPK 3.98.
4. Fakultas Ilmu Budaya: Susanty Tannada, dengan masa studi 3 tahun 3 bulan dan IPK 3.87.
5. Fakultas MIPA: Fernandes Antonius Simangunsong, dengan masa studi 3 tahun 5 bulan dan IPK 3.85.
6. Fakultas ISIP: Siti Zubaidah Siregar, dengan masa studi 3 tahun 6 bulan dan IPK 4.00.
7. Fakultas Kesehatan Masyarakat: Wafiq Indana Zulva, dengan masa studi 3 tahun 4 bulan dan IPK 3.90.
8. Fakultas Psikologi: Filbert, dengan masa studi 3 tahun 3 bulan dan IPK 3.87.
9. Fakultas Ilkom-TI: T.M. Rezha Taufiqurrahman, dengan masa studi 3 tahun 3 bulan dan IPK 3.93.
Tantangan dan Peluang di Era Disrupsi Global
Rektor juga menyampaikan pidato yang bertemakan "Future Skill and Microcredential: Disrupsi Global dan Permintaan Industri dari Lulusan Perguruan Tinggi".
Pada kesempatan itu, Rektor menekankan bahwa perguruan tinggi harus responsif dan adaptif terhadap perubahan global yang terjadi, terutama dalam menghadapi tantangan-tantangan seperti perubahan iklim, Revolusi Industri 4.0, pandemi Covid-19, dan konflik internasional yang mempengaruhi sistem kehidupan global.
"Tidak mudah mencari solusi dari permasalahan global di dunia nyata yang sangat kompleks," ujar Rektor.
Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi harus terus berinovasi dan berkolaborasi lintas disiplin untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini dan masa depan.
Meningkatkan Keterampilan melalui Microcredential
Salah satu strategi yang diungkapkan Rektor adalah melalui penerapan microcredential. Microcredential adalah sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh perusahaan global seperti Microsoft, Google, Coursera, dan lainnya. Sertifikat ini diakui oleh industri dan dapat menjadi nilai tambah bagi para lulusan dalam mendapatkan pekerjaan.
Menurut survei Coursera (2023), 86% pelajar setuju bahwa microcredential membantu mereka meyakinkan para pemberi kerja, dan 85% para pemimpin perguruan tinggi sepakat bahwa microcredential penting untuk pendidikan masa depan.
"Microcredential memberi jawaban tentang ketidakpastian yang selalu ada dalam pikiran para lulusan perguruan tinggi di seluruh dunia," ujar Rektor.
Menyongsong Masa Depan dengan Pola Pikir Baru
Pada akhir pidatonya, Rektor mengingatkan bahwa future skill membutuhkan fondasi pola pikir baru (new mindset) yang bisa berkembang untuk beradaptasi dalam perubahan di dunia kerja yang nyata.
"Pola pikir baru mengajarkan bahwa kegagalan adalah kesempatan untuk tumbuh, sekaligus memperkuat keyakinan bahwa kita harus belajar melakukan kebaikan yang kita inginkan," jelasnya.
Menurutnya, USU telah melakukan berbagai penataan program selama tiga tahun terakhir yang terus berlanjut tanpa henti, untuk menghasilkan alumni yang memiliki keterampilan masa depan (future skills) yang diperlukan di dunia kerja. Program layanan tridarma yang diberikan USU menjadi bagian penting dalam menciptakan keterampilan masa depan.
Dalam upaya mendapatkan pengakuan global, USU telah memilih untuk menjadi World Class University. Kebijakan ini bertujuan memastikan proses pembelajaran memenuhi standar internasional, sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia yang cepat diserap oleh industri, terutama dalam menghadapi disrupsi global yang tidak terduga.
Beberapa capaian kinerja internasional USU antara lain:
- Peringkat 1.201 dalam QS World University Rankings (WUR) 2024
- Peringkat 401-450 dalam QS Asia University Rankings (AUR) 2024
- Peringkat 1.501 dalam Times Higher Education (THE) WUR 2024
- Peringkat 501-600 dalam THE AUR 2024
- Peringkat 800-1000 dalam THE Impact Rankings 2024
- Peringkat 5 terbaik Perguruan Tinggi di Indonesia versi Scimago Rank 2024
- Peringkat 12 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbaik Indonesia versi Webometric 2023
- Peringkat 4 terbaik PTN Indonesia dalam bidang riset versi Scimago 2024.
Program-program yang sedang dan akan dilakukan oleh USU, seperti Program Enhancing Quality Education for International University Recognition (EQUITY), bertujuan mencapai peringkat 500 QS universitas berkelas dunia.
Proses perbaikan penilaian dari berbagai lembaga nasional dan internasional ini mengindikasikan bahwa adaptasi tridarma di USU berjalan sesuai rencana dan beberapa indikator bahkan mengalami kemajuan lebih cepat dari yang direncanakan.
Pada paruh ketiga Rencana Strategis (Renstra) tahun 2026-2030, USU akan menetapkan posisinya sebagai Universitas Inovatif & Kewirausahaan (Innovative & Entrepreneurial University).
USU Future Design dirancang dengan strategi Transformasi, Keberlanjutan, dan Berdampak. Produk tridarma USU, termasuk alumni, akan ditransformasikan melalui inovasi, kolaborasi interdisipliner, dan pemikiran terbuka yang dilakukan secara terus-menerus untuk kesejahteraan Indonesia.
Tugas pendidikan akan dilakukan dengan peningkatan kualitas proses pembelajaran seperti kurikulum, metode belajar, integrasi tridarma (pendidikan, penelitian/publikasi, dan pengabdian masyarakat), serta perbaikan sarana/prasarana pembelajaran.
"Semua ini dilakukan agar alumni USU memiliki keterampilan masa depan yang sangat dibutuhkan industri, dengan kemampuan responsif dan adaptasi yang dapat diandalkan," tutup Rektor.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Melihat Kondisi Stadion Teladan dan SUSU Jelang AFF U-19, Mana Yang Lebih Bagus?
Gekira Sumut Datang ke USU Klarifikasi Chappel Picu Kontroversi Bawa Nama Prabowo
3223 Kursi untuk Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBT
Hadirkan Muhammad Furqan Alfaruqiy Bahas Soal Strategi USU untuk Masa Depan Bangsa
Rektor Muryanto Minta Para Wisuda jadi Manfaat bagi Masyarakat
Peringati Hardiknas 2026, Balita Stunting di Kota Medan Dapat Bantuan Susu dan Vitamin
Komentar