Jalankan Perintah Walikota Medan, 6 Orang Pak Ogah Diantar ke Polsek Medan Tembung

Redaksi - Jumat, 08 Agustus 2025 21:07 WIB
Jalankan Perintah Walikota Medan, 6 Orang Pak Ogah Diantar ke Polsek Medan Tembung
Poto: Istimewa
Amankan Pak Ogah
drberita.id -Kecamatan Medan Tembung bersama pihak Polsek dan Babinsa melakukan penertiban terhadap 'pak ogah' atau pengatur lalu lintas ilegal di depan Komplek MMTC, Jalan Willem Iskandar, Jumat 8 Agustus 2025.

Sebanyak enam orang Pak Ogah terjaring operasi tersebut dan dibawa ke Polsek Medan Tembung untuk mendapatkan pembinaan.

Camat Medan Tembung Muhammad Pandapotan Ritonga mengatakan penertiban Pak Ogah tersebut dilakukan atas perintah langsung dari Walikota Medan, sebagai upaya penertiban atas keresaan bagi pengguna kenderaan di jalan.

"Kami dapat perintah langsung dari pak Walikota Rico Waas untuk menertibkan Pak Ogah yang ada di simpang Jalan Perjuangan (MMTC), karena meresahkan masyarakat," ucap Pandapotan.

Pandapotan Ritonga juga mengatakan para Pak Ogah yang terjaring tidak memiliki identitas diri. Mereka dibawa ke Polsek Medan Tembung untuk mendapatkan pembinaan selama sehari agar menimbulkan efek jera.

"Jika memang warga kita, kami akan panggil pihak keluarganya supaya tidak mengulangi perbuatan itu," terangnya.

Pandapotan berencana membawa para Pak Ogah tersebut ke Kantor Kecamatan Medan Tembung pada hari berikutnya untuk pembinaan lebih lanjut, termasuk proses 'iris mata' atau pendataan. Saat ditanya terkait tes urine, Ia mengakui belum dilakukan.

Para Pak Ogah, lanjutnya, kerap beroperasi di kawasan Medan Tembung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Deliserdang. Terutama di persimpangan jalan menuju MMTC.

Lokasi itu sering mengalami kemacetan, terutama pada jam sibuk seperti pagi hari, siang saat jam istirahat, dan sore hari ketika jam pulang kerja.

"Kami koordinasi juga dengan Polsek dan jajaran Pemko. Kita akan pantau terus," tegasnya lagi.

Ia juga berencana menghubungi Dinas Perhubungan untuk membahas rekayasa lalu lintas di area tersebut, mengingat titik di situ merupakan persimpangan yang rawan macet dengan adanya aktivitas dari MMTC, Unimed, dan MAN 2.

"Saya berharap dengan koordinasi kepada pihak Dinas Perhubungan dapat mengurangi kemacetan di kawasan tersebut," pungkasnya.

YUDHA

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru