Keluarga Pasien Soroti Proses Rujukan RSUD Dairi, Minta Evaluasi Pelayanan

Redaksi - Rabu, 24 Juni 2026 16:00 WIB
Keluarga Pasien Soroti Proses Rujukan RSUD Dairi, Minta Evaluasi Pelayanan
Poto: Ilustrasi
RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi.
drberita.id -Pelayanan rujukan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, menjadi sorotan setelah keluarga seorang pasien berinisial RG menyampaikan keluhan terkait proses administrasi rujukan menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan.

Keluarga pasien menilai terdapat kendala dalam proses rujukan yang berdampak pada penanganan medis lanjutan yang dibutuhkan pasien.

Menurut keterangan keluarga, pasien asal Desa Pegagan Julu III, Kecamatan Sumbul, sebelumnya telah dirujuk dari RSUD Dairi ke RSUP Adam Malik untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Namun setelah tiba di rumah sakit tujuan, keluarga mengaku menghadapi kendala administrasi yang menyebabkan proses pelayanan belum dapat langsung berjalan sesuai harapan mereka.

Pihak keluarga menyebut terdapat ketidaksesuaian antara dokumen rujukan yang diterbitkan dengan kebutuhan penanganan yang mereka pahami dibutuhkan pasien.

"Yang kami harapkan adalah pelayanan yang cepat dan mempermudah proses penanganan pasien, terutama karena kondisinya membutuhkan perhatian medis khusus," ujar salah seorang anggota keluarga.

Keluarga berharap rumah sakit dapat memastikan seluruh proses administrasi dan koordinasi rujukan berjalan sesuai kebutuhan medis pasien agar tidak menimbulkan hambatan dalam pelayanan lanjutan.

Menanggapi hal tersebut, pihak Humas RSUD Dairi membantah adanya persoalan dalam mekanisme rujukan yang dilakukan.

"Semua proses surat rujukan tidak ada masalah. Kalau memang ada persoalan pada rujukan, apakah pasien bisa dirujuk," ujar perwakilan humas saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Sementara itu, hingga berita ini disusun, Direktur RSUD Dairi dr. Benny Purba belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang telah disampaikan sejak 22 Juni 2026 melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp.

Atas kejadian tersebut, keluarga meminta adanya evaluasi terhadap sistem pelayanan rujukan serta koordinasi antar fasilitas kesehatan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Mereka juga berharap instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan lembaga pengawas pelayanan publik, dapat melakukan penelusuran apabila ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki dalam proses pelayanan.

Hingga berita ini diterbitkan, pasien RG masih menjalani perawatan dan penanganan di RSUP Adam Malik Medan.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru