PKM Unimed Lakukan Pendampingan Pemanfaatan APE Berbasis Musik Bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Redaksi - Jumat, 06 September 2024 01:22 WIB
Poto: Istimewa
Tim PKM LPPM Unimed.
drberita.id -Tim program kemitraan masyarakat (PKM) LPPM Universitas Negeri Medan (Unimed) melakukan pendampingan pemanfaatan alat permainan edukatif (APE) berbasis musik bagi anak berkebutuhan khusus di Yayasan Bina Ananda Mandiri, Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara.
Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan pada 31 Agustus 2024 secara tatap muka.
Tim PKM Unimed tersebut diketuai oleh Artha Mahindra Diputera dengan anggota Suri Handayani Damanik, Asiah, Anada Leo Virganta, dan Mahfuzi Irwan, diikuti oleh seluruh guru dan terapis Yayasan Bina Ananda Mandiri,Marelan.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat memberikan keterampilan kemampuan untuk memanfaatkan APE berbasis musik di sekolah.
Ketua Yayasan Bina Ananda Mandiri, Marelan, Erwiati menyampaikan pendampingan tersebut sangat dibutuhkan untuk dapat meningkatkan keterampilan pada guru dan terapis yang ada di Yayasan Bina Ananda Mandiri.
Dengan adanya kegiatan yang telah terjalin sebelumnya, ini merupakan kegiatan kedua yang berfokus pada penyelesaian permasalahan guru dan terapis untuk anak berkebutuhan khusus.
"PKM berupaya untuk meningkatkan keterampilan guru dan terapis untuk memberikan pendampingan dalam memberikan stimulasi kepada anak berkebutuhan khusus dengan memanfaatkan musik," katanya.
Selain itu, lanjut Erwiati, tim PKM juga memberikan APE bernama 'Kereta Musik' kepada yayasan. Kereta musik dikembangkan dengan bentuk menyerupai kereta yang terbuat dari kayu, terdiri atas satu lokomotif dan empat gerbong.
Setiap gerbong terdapat alat musik yang dapat digunakan untuk menstimulasi anak berkebutuhan khusus. Ketera musik yang kokoh juga dapat digunakan sebagai media untuk menfokuskan anak supaya dapat berkonsentrasi pada kegiatan yang diberikan oleh guru dan terapis.
Pendampingan tersebut menghadirkan dua narasumber yaitu Rafael Lisinus Ginting, yang membawakan materi tentang pendekatan anak berkebutuhan khusus, dan Anada Leo Virganta memberikan materi keterampilan musik pada terapis.
Pemaparan materi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan peserta yang ingin mengetahui lebih dalam materi pemanfaatan APE berbasis musik.
Yayasan dan para guru mengucapkan terima kasih kepada tim PKM dari Unimed yang telah memberikan pendampingan dan wawasan baru bagi anak berkebutuhan khusus. Karena selama ini pemanfaatan musik dalam stimulasi dan terapi hanya memanfaatkan musik dari audio yang masih memiliki beberapa kendala dalam stimulasi.
Sebagain anak memiliki karakteristik yang tidak bisa mendengar musik dengan irama tertentu. Terapis pun berhadap ada pendampingan lanjutan untuk peningkatkan keterampilan dalam pemanfaatan APE lainnya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Proyek Lapangan Tenis Unimed Dilaporkan ke Polda Sumut: Selisih Nilai Kontrak 22 Persen
PFI Medan Bahas Soal Pelatihan Jurnalistik saat Audiensi dengan Unimed
Dosen Unimed Dr. Novita Raih Penghargaan Pelatih Wushu Terbaik
10 Pejabat Unimed Dilantik Hal Biasa
Tim Dosen Unimed Rintis Eco Wisata di Sungai Babura Medan
Wujudkan Destinasi Eko Wisata di Kota Medan, Dosen Unimed Susuri Sungai Babura
Komentar