Warga Simalungun Hanyut di Sungai Bah Tongguran, Polisi Janji Cari Korban Sampai Dapat
Redaksi - Minggu, 28 Juni 2026 21:37 WIB
Poto: Istimewa
Tim gabungan dan warga yang mencari korban hilang di Sungai Bah Tongguran, Simalungun.
drberita.id -Peristiwa naas menimpa warga Dusun 2 Hubuan, Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Minggu 28 Juni 2026.
Seorang warga berusia 58 tahun bernama Pak Priska dikabarkan hilang terbawa arus sungai saat melintasi jembatan bambu menuju ladang miliknya di seberang Sungai Bah Tongguran.
Informasi itupun langsung direspon Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung. Bersama anggota, Kompol Banuara langusung bergerak cepat ke lokasi peristiwa.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan tim gabung telah terun ke lokasi untuk mencari korban yang hanyut terbawa arus sungai. Pencarian itupun sudah berlangsung sejak pukul 12.00 WIB.
"Kami mengapresiasi respons cepat dari jajaran Polsek Tanah Jawa menanggapi laporan dari warga adanya korban hanyut. Begitu menerima informasi, Kapolsek langsung turun ke lokasi untuk memastikan keselamatan korban dan melakukan pencarian," ujar AKP Verry.
Berdasarkan kronologi yang diperoleh, lanjut AKP Verry, kejadian diketahui pada Minggu, 28 Juni 2026, sekira pukul 12.00 WIB. Kapolsek Tanah Jawa menerima laporan dari Pangulu Bosar Galugur, Pahotan Manurung. Bahwa seorang warga bernama Mula Sirait alias Pak Priska, berusia 58 tahun, hanyut terbawa arus Sungai Bah Tongguran ketika melintasi jembatan bambu menuju ladangnya.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung langsung datang ke lokasi peristiwa dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
"Sejumlah saksi di lokasi kejadian telah dimintai keterangan, salah satunya pemilik warung di Huta Hubuan Op. Micael. Dari pengakuan saksi, korban diketahui berangkat seorang diri dari warungnya sekira pukul 08.00 WIB, dengan mengendarai sepeda motor ke ladangnya yang berada di seberang Sungai Bah Tongguran," ucap AKP Verry.
Saksi lainnya bernama Bunga Sianturi, lanjut Verry, menjelaskan sekira pukul 09.00 WIB, saat dirinya berada di ladang yang berdekatan dengan ladang milik korban, ia mendengar suara sepeda motor berhenti di area perladangan yang hendak menyeberangi sungai. Namun hingga pukul 12.00 WIB, saksi tidak melihat siapapun yang melintas dari ladangnya.
Peristiwa semakin mencurigakan ketika saksi Bunga Sianturi pulang dari ladang sekira pukul 12.00 WIB, dan mendapati jembatan bambu penyeberangan dalam keadaan patah dan tidak berada pada posisi semula.
Saksi yang kemudian menyeberangi jembatan untuk pulang ke rumahnya juga melihat sepeda motor milik korban Pak Priska masih terparkir di tempat penyeberangan. Namun saksi tidak melihat keberadaan korban. Saksi kemudian mencoba menghubungi handphone milik korban, namun dalam keadaan tidak aktif.
"Saksi pun segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar, yang kemudian diteruskan kepada Pangulu Bosar Galugur, dan akhirnya dilaporkan ke Polsek Tanah Jawa," kata AKP Verry Purba.
Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung bersama Pangulu, Perangkat Nagori, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tim Pemadam Kebakaran, beserta warga sekitar langsung bergerak cepat mencari korban di lokasi.
"Hingga saat ini, korban belum berhasil ditemukan dan pencarian masih tetap dilaksanakan secara berkelanjutan di sepanjang aliran Sungai Bah Tongguran," ungkap AKP Verry.
"Sebagai langkah lanjutan, Polsek Tanah Jawa telah menyiapkan rencana tindak lanjut guna mengoptimalkan proses pencarian korban yang belum membawa hasil," sambungnya.
Polres Simalungin pun berkoordinasi dengan Tim SAR dari BPBD serta unsur Forkopimcam guna memperkuat upaya pencarian korban.
"Pencarian akan terus dilaksanakan secara menyeluruh di sepanjang aliran Sungai Bah Tongguran hingga korban dapat ditemukan," tutup AKP Verry Purba.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Keluarga Korban Tabrak Lari Hingga Tewas di Medan Minta Bantuan Ungkap Identitas Pelaku
Polres Simalungun Gelar Bakti Kesehatan dan Sosial Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Dapur Umum DDW Siapkan 300 Porsi Makanan Untuk Korban Puting Beliung di Medan Krio
Korban Angin Puting Beliung di Deliserdang Dapat Bantuan Perbaikan Rumah dari Pemerintah
Kemenag Apresiasi FOZ Sumut Bantu Korban Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumatera
Hari Jadi ke-193 Tahun: Pemerintah Kabupaten Simalungun Dapat Rp.22,8 Miliar dari Bank Sumut
Komentar