10 Pernyataan Sikap Gema Santri Nusa Terkait Bom Bunuh Diri Depan Gereja Katedral
Foto: Istimewa
Ketua Umum Gema Santri Nusa KH. Akhmad Khambali SE MM.
drberita.id | Teror bom bunuh diri masih saja ada di Bumi Pertiwi ini walau anggaran penanggulangan terorisme sangat besar.
Seperti bom bunuh diri yang baru saja terjadi di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, serta menimbulkan ketakutan.
Insiden ini menimbulkan kecaman dari berbagai pihak termasuk dari Gerakan Mitra Santri Nusantara atau Gema Santri Nusa.
Ketua Umum Gema Santri Nusa KH. Akhmad Khambali SE MM dan segenap pengurus menyatakan sikap;
1. Gema Santri Nusa mengimbau masyarakat tidak menyebarkan foto-foto peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral.
[br]
2. Gema Santri Nusa menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi tersebut, serta berdoa agar kekuatan iman dan kasih dari Tuhan menyertai seluruh anggota keluarga yang sedang berduka dan keluarga besar Keuskupan Agung Makassar.
3. Gema Santri Nusa mengutuk tindakan bom bunuh diri dengan alasan apa pun yang bertentangan dengan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) serta atas nama agama, karena sangat bertentangan dengan nilai-nilai moral, agama dan norma hukum yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4. Gema Santri Nusa mengecam keras terhadap tindakan bom bunuh diri tersebut karena dapat merusak nilai-nilai kemanusiaan, agama, sosial, dan hukum.
5. Gema Santri Nusa Meminta kepada seluruh umat beragama agar tetap tenang dan tidak terpancing dengan aksi-aksi yang bisa menimbulkan konflik antarumat beragama yang didalangi oknum tidak bertanggungjawab, dan tetap memperlihatkan sikap spiritualisme dengan hidup berdasarkan kebenaran agama sebagai pedoman hidupnya.
[br]
6. Gema Santri Nusa meminta agar segenap umat Islam dan umat lainnya mendoakan keluarga korban, serta memberikan perhatian dan support bagi keluarga yang berduka.
7. Gema Santri Nusa mengajak para tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama mempererat persatuan dan kesatuan, serta tetap menjaga stabilitas regional dan nasional guna memperkuat ketahanan nasional. Dan ikut mendoakan supaya para pelaku bom bunuh diri bersama jaringannya dapat segera terungkap.
8. Gema Santri Nusa mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan penyebaran gambar dan video yang bisa membangkitkan rasa takut dan keresahan.
9. Gema Santri Nusa meminta dengan sangat agar Pemerintah dan TNI-Polri segera berikhtiar dan bertindak untuk dapat mengungkap pelaku bom bunuh diri dan memberi tindakan yang sesuai berdasarkan hukum yang berlaku demi kebenaran dan keadilan di dalam NKRI.
[br]
10. Gema Santri Nusa dari awal siap membentuk Satgas di seluruh Nusantara, karena alasan ajaran radikalisme dan ekstrimisme sudah mulai diajarkan dan menyusup ke pendidikan usia dini. Gema Santri Nusa siap berkolaborasi denga badan terkait yaitu BNPT RI.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Misa Kamis Putih di Gereja Katedral Medan Dikawal Ketat TNI-Polri
TGD Prabu Kresno Erde: Aksi Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Jangan Kaitkan dengan Islam
Lagi, 2 Terduga Teroris Ditangkap di Jatim
JMSI Desak Polisi Usut Tuntas Aksi Biadab Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar
Kominfo "Patroli Siber" Bom Bunuh Diri Depan Gereja Katedral
Kapolri: Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar 2 Orang, Laki-laki dan Perempuan
Komentar