Edy Temui TKI dari Malaysia di Lokasi Isolasi Kota Tanjungbalai
istimewa
Gubernur Edy Rahmayadi dan Kapolda Sumut Irjen. Pol. Martuani Sormin menjumpai TKI dari Malaysia di lokasi isolasi Kota Tanjungbalai.
DRberita | Selain memastikan kesiapan RSUD Dr Tengku Mansyur dalam penanganan dan pencegahan Virus Corona (Covid-19) di Kota Tanjungbalai agar berjalan dengan baik, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga bertemu dengan TKI dari Malaysia yang saat ini sudah berada di lokasi isolasi.
Isolasi yang dilakukan dalam rangka pemantauan kondisi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) setelah kembali ke tanah air. "Alhamdulillah, saya lihat mereka kondisinya sehat-sehat semua, saya telah berdialog kepada mereka agar tetap semangat dan terus berdoa," ucap Edy di Kota Tanjungbalai, Rabu 8 April 2020.
Edy datang ke Tanjungbalai tidak sendiri, dia didampingi oleh Kapolda Sumut Irjen. Pol Martuani Sormin, pejabat Kodam I/BB dan sejumlah pejabat Pemprovsu.
"Kami juga telah menyalurkan 50 Alat Perlindungan Diri (APD), 100 buah Rapid Test dan 1.000 masker kepada pihak rumah sakit," kata Edy.
"Sekaligus saya minta, layani semua pasien dengan baik, jangan ada yang menolak pasien baik itu ODP ataupun PDP. Apalagi Tanjungbalai sudah berstatus zona merah, jadi kita harus bekerja lebih maksimal untuk meminimalisir penularan Covid-19 di daerah ini," sambung Edy.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dr. Alwi Hasibuan mengatakan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 saat ini langsung dipimpin oleh Gubernur Edy Rahmayadi.
Isolasi yang dilakukan dalam rangka pemantauan kondisi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) setelah kembali ke tanah air. "Alhamdulillah, saya lihat mereka kondisinya sehat-sehat semua, saya telah berdialog kepada mereka agar tetap semangat dan terus berdoa," ucap Edy di Kota Tanjungbalai, Rabu 8 April 2020.
Edy datang ke Tanjungbalai tidak sendiri, dia didampingi oleh Kapolda Sumut Irjen. Pol Martuani Sormin, pejabat Kodam I/BB dan sejumlah pejabat Pemprovsu.
"Kami juga telah menyalurkan 50 Alat Perlindungan Diri (APD), 100 buah Rapid Test dan 1.000 masker kepada pihak rumah sakit," kata Edy.
"Sekaligus saya minta, layani semua pasien dengan baik, jangan ada yang menolak pasien baik itu ODP ataupun PDP. Apalagi Tanjungbalai sudah berstatus zona merah, jadi kita harus bekerja lebih maksimal untuk meminimalisir penularan Covid-19 di daerah ini," sambung Edy.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dr. Alwi Hasibuan mengatakan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 saat ini langsung dipimpin oleh Gubernur Edy Rahmayadi.
"Diganti karena perubahan situasi, sesuai petunjuk pusat. Ketua gugus berubah dari kepala bpbd, menjadi kepala daerah. Untuk provinsi, Gubernur," kata Alwi. (art/drb)
SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Keberhasilan Edy Rahmayadi Mimpin Sumut Patut Diapresiasi dan Dilanjutkan
Bobby Nasution Salah Alamat Sebut Proyek Rumah Dinas Gubsu Rp. 2 Miliar ke Edy Rahmayadi
Edy Rahmayadi: Kita Percaya Pada Dukungan Tulus Masyarakat Sumut
Tiba di Puncak Barokah, Edy Rahmayadi Ingin Jadi Pemimpin Bermoral
Edy Rahmayadi Dapat Gelar Mangaraja Sojuangon Perkasa Alam Nasution dari Raja-raja Mandailing
Ribka Tjiptaning Ajak Kader PDI Perjuangan Tapteng Menangkan Edy Rahmayadi - Hasan Basri
Komentar