Keberhasilan Edy Rahmayadi Mimpin Sumut Patut Diapresiasi dan Dilanjutkan
Mampu Menekan Angka Kemiskinan
Redaksi - Senin, 11 November 2024 18:29 WIB
Poto: Istimewa
Edy Rahmayadi
drberita.id -Sejak terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Musa Rajeksah telah bergerak cepat melaksanakan amanah rakyat. Edy dan Musa tidak berleha-leha dalam kepemimpinannya.
Demikian disampaikan Aktivis 98 Charles Butarbutar kepada wartawan, Senin 11 November 2024.
Pandangan ini disampaikan Charles Butarbutar melihat kemampuan kepemimpinan Edy Rahmayadi dan Musa Rajeksah dalam memimpin Sumut.
"Baru satu tahun memimpin, Edy - Musa mendapat tantangan pandemi Covid-19, kondisi yang rawan atas pandemi tidak membuat Pemerintah Sumut kehilangan orientasi pembangunan. Kepiawaian Edy Rahmayadi dan Musa Rajeksah akhirnya mampu melewati masa sulit pandemi Covid-19 di Sumatera Utara," katanya.
"Bahkan, Edy - Musa mampu menekan angka kemiskinan serta menurunkan pengangguran pada masa dan pasca Covid-19," sambung Charles.
Berdasarkan data BPS yang dirilis media pada 18 Juli 2023, angka kemiskinan di Sumatera Utara tiga tahun terakhir mengalami penurunan. "Artinya sejak 2021 sampai 2023, angka kemiskinan di Sumatera Utara menurun," kata Charles
Demikian juga dengan penurunan pengangguran yang rilis media pada 5 Nopember 2024, menyampaikan tren penurunan pengangguran di Sumatera Utara sejak 2020 hingga 2024.
"Kondisi ini menunjukan Edy Rahmayadi dan Musa Rajeksah benar benar bekerja untuk rakyat. Artinya sejak 2020 sampai 2023 pada masa Edy dan Musa memimpin, pengangguran dan kemiskinan menurun," tegas Mantan Aktivis Mahasiswa ini.
Di samping penurunan kemiskinan dan pengangguran, Edy dan Musa juga melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di Sumatera Utara.
Meskipun pada akhirnya di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubsu, banyak program yang dirancang Edy dan Musa dihentikan.
Sebagai masyarakat Sumatera Utara, Charles Butarbutar mengucapkan terima kasih kepada Edy Rahmayadi dan Musa Rajeksah yang telah memimpin selama lima tahun.
"Terima kasih Pak Edy, terima kasih Bang Ijeck atas pengabdiannya. Terima kasih atas sport centrenya. Andai tidak ada pemikiran untuk mendirikan sport centre, alangkah malunya Sumut karena dianggap gagal melaksanakan PON XXI 2024," tegas Charles Butarbutar.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
FSPMI Demo Tuntut UMP Buruh di Sumut Tahun 2027 Naik 10%
GP Al Washliyah dan Polda Sumut Deklarasi Perang Melawan Narkoba
Taufik Saleh Kembali Laporkan Massa Suruhan PT KAI Divre I Sumut Kasus Curas ke Polrestabes Medan
Poros Muda Sumut dan PIRA Kasih Deadline KPK 30 Hari Umumkan Tersangka Baru Lagi
Bank Sumut Dapat Apresiasi dari Kementerian UMKM Dalam Pemulihan Pascabencana di Sumatera
KPK Didesak Terbitkan Sprindik Baru Kasus Korupsi Jalan Provinsi Sumut dan DJKA
Komentar