Acil Lubis: Edy Kebobolan Pilih TS Jadi Dirut PDAM Tirtanadi
drberita/istimewa
Acil Lubis.
DRberita | Gubernur Sumut Edy Rahmayadi harus segera mengevaluasi posisi Trisno Sumantri (TS) di jajaran direksi PDAM Tirtanadi. Keboborokan menejemen akan semakin parah terjadi jika tidak cepat diantisipasi.
"Jangan sampai Gubsu kebobolan lagi. Ini pesan awal yang kita sampaikan ke pak Edy," ucap Aktivis 98 Acil Lubis di Kafe Kudeta, Taman Beringin, Medan, Selasa 3 September 2019.
Acil memastikan ada sejumlah persoalan yang terjadi di internal BUMD milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, ini di tingkat direksi dan divisi.
Menurut Acil, saat ini telah terjadi penyumbatan komunikasi antara direksi ke divisi. Hal ini terjadi karena Trisno Sumantri merasa lebih. Sifat keakuan dan paling pintar yang membuatnya tidak mau menerima masukan dari direksi dan divisi.
"Menejemen tirtanadi saat ini seperti dalam situasi mati suri. Trisno Sumantri, kita ketahui lebih banyak berkomunikasi dengan orang dari luar direksi," sambungnya.
Pertama, Trisno Sumantri hanya mau berkomunikasi dengan orang titipan dan orang yang memiliki kedekatan pada majikan.
"Kita sudah paham TS itu siapa. Kepada siapa dia patuh, dan kepada siapa dia percaya. Kita sudah tahu, dan pak Edy juga harus tahu. Segeralah evaluasi posisinya dari jabatan Dirut PDAM Tirtanadi," kata Acil.
Kedua, lanjut Acil, Trisno Sumantri suka ke luar kota. Dirinya lebih banyak di Jakarta. Trisno Sumantri harus tahu diri, PDAM Tirtanadi ini bukan milik pribadi, tetapi milik Pemerintah Provinsi.
"Dan ketiga, internal PDAM Tirtanadi lagi tidak terkendali. Ada dugaan manipulasi administrasi dalam proses birokrasi. Posisi kepala divisi dan kantor cabang tirtanadi merasa tidak dipedulikan, karena Trisno Sumantri tidak tahu memposisikan dirinya sebagai atasan kepada jajaran dan bawahannya," terangnya.
Acil menilai Edy Rahmayadi telah salah memilih Trisno Sumantri menjadi Dirut PDAM Tirtanadi. Kemampuan di bidang pengelolaan air tidak ada ia miliki.
"TS kan aslinya dari Bank Mega Syariah, apa tahu dia tetang pengelolaan air. Jika ditanya soal pengkreditan, mungkin dia ahlinya. Apa ada rencana PDAM Tirtanadi ngutang uang ke bank-bank relasinya Trisno Sumantri?" seru Acil.
"Jangan sampai Gubsu kebobolan lagi. Ini pesan awal yang kita sampaikan ke pak Edy," ucap Aktivis 98 Acil Lubis di Kafe Kudeta, Taman Beringin, Medan, Selasa 3 September 2019.
Acil memastikan ada sejumlah persoalan yang terjadi di internal BUMD milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, ini di tingkat direksi dan divisi.
Menurut Acil, saat ini telah terjadi penyumbatan komunikasi antara direksi ke divisi. Hal ini terjadi karena Trisno Sumantri merasa lebih. Sifat keakuan dan paling pintar yang membuatnya tidak mau menerima masukan dari direksi dan divisi.
"Menejemen tirtanadi saat ini seperti dalam situasi mati suri. Trisno Sumantri, kita ketahui lebih banyak berkomunikasi dengan orang dari luar direksi," sambungnya.
Pertama, Trisno Sumantri hanya mau berkomunikasi dengan orang titipan dan orang yang memiliki kedekatan pada majikan.
"Kita sudah paham TS itu siapa. Kepada siapa dia patuh, dan kepada siapa dia percaya. Kita sudah tahu, dan pak Edy juga harus tahu. Segeralah evaluasi posisinya dari jabatan Dirut PDAM Tirtanadi," kata Acil.
Kedua, lanjut Acil, Trisno Sumantri suka ke luar kota. Dirinya lebih banyak di Jakarta. Trisno Sumantri harus tahu diri, PDAM Tirtanadi ini bukan milik pribadi, tetapi milik Pemerintah Provinsi.
"Dan ketiga, internal PDAM Tirtanadi lagi tidak terkendali. Ada dugaan manipulasi administrasi dalam proses birokrasi. Posisi kepala divisi dan kantor cabang tirtanadi merasa tidak dipedulikan, karena Trisno Sumantri tidak tahu memposisikan dirinya sebagai atasan kepada jajaran dan bawahannya," terangnya.
Acil menilai Edy Rahmayadi telah salah memilih Trisno Sumantri menjadi Dirut PDAM Tirtanadi. Kemampuan di bidang pengelolaan air tidak ada ia miliki.
"TS kan aslinya dari Bank Mega Syariah, apa tahu dia tetang pengelolaan air. Jika ditanya soal pengkreditan, mungkin dia ahlinya. Apa ada rencana PDAM Tirtanadi ngutang uang ke bank-bank relasinya Trisno Sumantri?" seru Acil.
Acil berharap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sadar diri dengan kondisi jajaran direksi PDAM Tirtanadi yang telah dipilih. "Ini seru jika pak Edy berani mengevaluasi. Jabatan dirut PDAM Tirtanadi ini kan sangat seksi, pasti banyak rekanan yang mau menyeponsori," tandasnya. (art/drc)
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
PB ALAMP AKSI Ungkap Dugaan Korupsi PT. Inalum dan PDAM Tirtanadi Serta SK Direktur Air Limbah
Pipa PDAM Tirtanadi Bocor Akibat Proyek Drainase, Warga Merasa Rugi Akibatnya
Keberhasilan Edy Rahmayadi Mimpin Sumut Patut Diapresiasi dan Dilanjutkan
Bobby Nasution Salah Alamat Sebut Proyek Rumah Dinas Gubsu Rp. 2 Miliar ke Edy Rahmayadi
Edy Rahmayadi: Kita Percaya Pada Dukungan Tulus Masyarakat Sumut
Tiba di Puncak Barokah, Edy Rahmayadi Ingin Jadi Pemimpin Bermoral
Komentar