Deklarator Partai Demokrat Dukung Hak Angket Pemilu Curang

Jangan Deal Tukar Tambah
Artam - Kamis, 29 Februari 2024 17:24 WIB
Deklarator Partai Demokrat Dukung Hak Angket Pemilu Curang
Yusuf Tambunan dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimuri Yudhoyono (AHY).
drberita.id -Hak angket pemilu curang sangat tepat dilakukan untuk membuktikan kecurangan pemilu yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) pada 14 Februari 2024 yang baru saja berlalu.

"Kami atas nama Deklerator Partai Demokrat Sumut sangat mendukung ide dan gagasan hak angket tersebut. Saya yakin kecurangan pemilu yang TSM ini terungkap dengan jelas. Hak angket DPR ini bisa menjadi pembelajaran politik bagi demokrasi di republik ini," ungkap Yusuf Tambunan di Medan, Kamis 29 Februari 2024.

Yusuf yang aktivis buruh 1998 - 2003, juga alumni gerakan turunkan Soeharto 1998 di Senayan ini menilai hak angket yang digulirkan partai pengusung pasangan capres 03 dan 01 pasti dapat berjalan dengan baik, jika dilakukan dengan hati yang tulus.

"Jangan sampai hak angket ini ada deal tukar tambah nantinya. Jadi, rakyat bisa melihat dan menjadi cerdas untuk perpolitikan tahun selanjutnya, atau pemilu yang berikutnya. Jika terjadi deal tukar tambah, akan bisa semakin memperparah demokrasi republik ini," tegasnya.

Kordinator Teritorial Bintang Mercy Perubahan (Korter BMP) Sumut ini juga mengatakan hak angket pemilu curang yang diusung partai pengusung capres 03 dan 01 yaitu PDIP, PPP, Nasdem, PKB, dan PKS, sangat diterima oleh rakyat Indonesia.

"Logikanya sederhana. Rakyat Indonesia semuanya pasti ingin mengetahui apakah memang benar atau tidak telah terjadi kecurangan di Pemilu 14 Februari 2024 lalu," ucap aktivis HMI 1987 - 1994 ini.

Jika demokrasi republik ini ingin baik, lanjut Yusuf, semua pihak khususnya partai pengusung capres harus mendukung hak angket, terkhususnya Presiden Jokowi.

"Jangan ada lagi interpensi, biarkan saja proses konstitusi halal ini berjalan secara alami. Jika paslon 02 yakin tidak terlibat kecurangan pemilu, ayo sama smaa kita berjiwa besar sebagai negarawan. Prabowo Gibran dan para pendukunnya harus juga mendukung hak angket. Jangan kepanasan dengan proses politik negara yang semakin dewasa ini," kata Yusuf Tambunan.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru