GP Al Washliyah dan Polda Sumut Deklarasi Perang Melawan Narkoba
Redaksi - Senin, 26 Oktober 2026 18:11 WIB
Poto: Istimewa
Ketua PW GP Al Washliyah Sumut Nurul Yakin Sitorus bacakan maklumat perang melawan narkoba.
drberita.id -Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Al Washliyah Sumatera Utara menyambut kunjungan Kapolda Irjen Pol Sonny Irawan dalam acara deklarasi "Perang Melawan Narkoba" Gerakan Pemuda Al Washliyah dan Polri Bersama Masyarakat, di Kantor PW Al Washliyah Sumut, Jalan SM Raja No. 144, Medan, pada Senin (26/10/2026).
Deklarasi menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara organisasi kepemudaan dan kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan di tengah masyarakat Sumatera Utara yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya.
Irjen Sonny datang disambut langsung Ketua PW Al Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara didampingi Bendahara Dedi Iskandar, Ketua PW GP Al Washliyah Sumut Nurul Yakin Sitorus dan Bendahara Imamuddin, serta jajaran pengurus beserta organisasi bagian lainnya, di antaranya Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA), Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH), dan Angkatan Putri Al Washliyah (APA).
Turut hadir Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dan jajaran PJU hingga Bupati Batubara Baharuddin Siagian beserta jajaran.
Dalam sambutannya, Ketua PW GP Al Washliyah Sumut Nurul Yakin Sitorus menyampaikan apresiasi atas amanah yang diberikan kepada Irjen Pol Sonny Irawan untuk memimpin Polda Sumut.
Yaqin berharap pengalaman Sonny Irawan sebagai Wakapolda Sumut dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas, khususnya menjaga stabilitas keamanan dan merawat kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.
"Komunikasi dan sinergi antara ulama dan kepolisian memiliki peran penting dalam membangun suasana yang aman, damai, dan kondusif," kata Yaqin.
Sebagai wujud komitmen dalam memberantas peredaran gelap narkotika, PW GP Al Washliyah Sumut mengeluarkan Maklumat/Pernyataan Sikap. Adapun poin-poin pernyataan sikap tersebut;
1. Perang Total Tanpa Pandang Bulu: Mendukung penuh langkah tegas dan perang total Kapolda Sumut beserta seluruh jajaran Polres dan Polsek dalam memberantas peredaran narkoba.
2. Kejahatan Kemanusiaan: Menegaskan bahwa narkoba adalah musuh nyata umat dan bangsa, bukan sekadar kejahatan kriminal melainkan kejahatan kemanusiaan yang harus diperangi bersama, serta haram dan merusak akal sesuai ajaran Islam.
3. Peran Aktif Masyarakat: Mengajak seluruh kader Pemuda Al Washliyah, alim ulama, ormas Islam, tokoh pemuda, dan seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk menjadi mata dan telinga Kapolda serta berani melaporkan jika mengetahui adanya bandar, pengedar, dan tempat pesta narkoba di lingkungan sekitar.
4. Penindakan Tegas Oknum Aparat: Meminta Kapolda untuk tidak ragu menindak tegas oknum-oknum aparat yang terlibat atau membekingi peredaran narkoba.
5. Operasi Rutin & Rehabilitasi: Meminta agar kampung-kampung yang sudah darurat narkoba dilakukan operasi rutin dan pembinaan berkelanjutan, serta mengarahkan para korban penyalahgunaan narkoba untuk menjalani rehabilitasi.
Deklarasi tersebut ditandai dengan pemasangan spanduk bertuliskan "Deklarasi Perang Melawan Narkoba Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumatera Utara" dengan semangat "Polri Bersama Masyarakat - Hiduplah Washliyah Zaman Berzaman".
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Setelah ke Polda Sumut, WOM Finance dan Debt Collector Komando Tidar Jaya Dilaporkan ke OJK
Korban Dipaksa Aborsi Kepala Desa di Dairi Minta Kepastian Laporan dari Polda Sumut
WOM Finance dan Debt Colector Komando Tidar Jaya Dilaporkan ke Polda Sumut
Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Laporan Jokowi ke Polda Sumut, Ini Kronologis Sebenarnya
Jawab Isu Negatif di Media Sosial, Razia Gabungan 500 Penghuni Rutan Medan Negatif Narkoba
Masyarakat Huta Pasir dan Mandasip Minta Polda Sumut Segera Tindak PT ANJA
Komentar