Hercules: Kami tidak ingin KPK hanya menangkap pion
Redaksi - Minggu, 17 Agustus 2025 15:15 WIB
Poto: Istimewa
Ketua Umum GRIB JAYA Hercules Rosario Marshal
drberita.id -Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB JAYA) menyatakan siap menggelar aksi besar-besaran di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, usai perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 RI pada 17 Agustus 2025.
Ribuan kader dipastikan akan turun ke jalan untuk mendesak lembaga antirasuah menuntaskan kasus-kasus korupsi yang menyeret pejabat di Sumatera Utara hingga jaringan yang disebut sebagai 'Blok Medan'.
Ketua Umum GRIB JAYA, Hercules Rosario Marshal menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin KPK berhenti pada penangkapan aktor teknis semata. Menurutnya, penyidik KPK harus berani mengungkap dalang utama yang berada di balik praktik rasuah yang merugikan negara.
"Kami tidak ingin KPK hanya menangkap pion. Dalang intelektual korupsi Sumut harus dibongkar, termasuk dugaan keterlibatan 'Blok Medan' yang selama ini disebut-sebut berada di balik berbagai kasus besar," ujar Hercules dalam keterangannya, dikutip dari Poskota dan Disway, Minggu 17 Agustus 2025.
Salah satu sorotan GRIB JAYA adalah kasus dugaan suap yang menjerat Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting, yang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Juni 2025.
GRIB JAYA menilai penyidikan tidak boleh berhenti pada level kepala dinas, melainkan juga menelusuri kemungkinan keterlibatan pimpinan Pemprov Sumut.
Selain itu, GRIB JAYA turut mendesak KPK mendalami dugaan keterhubungan antara kasus-kasus di Sumut dengan skandal korupsi yang melibatkan mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba (AGK).
Nama 'Blok Medan' disebut-sebut dalam jaringan kasus tersebut, dan GRIB JAYA meminta KPK tidak ragu untuk membongkar secara terang benderang.
Hercules menegaskan, aksi yang akan dilakukan GRIB JAYA bukanlah gerakan sekali jalan. Pihaknya berkomitmen menggelar aksi berjilid-jilid hingga tuntutan agar keadilan ditegakkan benar benar dipenuhi.
"Kami akan terus turun sampai KPK benar benar membuktikan diri sebagai lembaga pemberantas korupsi yang berani menyentuh siapa pun, tanpa pandang bulu," tegasnya.
Hingga kini, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi GRIB JAYA tersebut maupun desakan agar penyelidikan diperluas ke level aktor intelektual.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
8 Potensi Korupsi MBG Versi KPK
Pernah Diperiksa KPK 11 Jam, Lokot Nasution Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA, Mikhel Siregar: Demokrat Harus Bersih dari Koruptor
LHKPN KPK: Harta Kekayaan Kepala Dinas PUTR Tanjungbalai Naik Rp 4 Miliar
Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno Kembali Diperiksa KPK, Ini Alasannya
KPK Serahkan Buku Pendidikan Antikorupsi kepada Prof Muryanto
Korsup KPK Bertentangan Dengan Asta Cita Presiden Prabowo: Pemborosan Anggaran
Komentar